Rawan Kriminal, Polisi Persilakan Warga Gunakan Alat Ini Untuk Melindungi Diri

Gambar
Marselinus Gual , CNN Indonesia
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochmad Iriawan mempersilakan warga menggunakan alat kejut elektronik atau stun gun untuk membela diri dari pelaku kejahatan. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochmad Iriawan mempersilakan warga menggunakan alat kejut elektronik atau stun gun untuk membela diri dari pelaku kejahatan.
Pernyataan itu disampaikan agar masyarakat lebih waspada, berkaca pada kasus penembakan Davidson Tantono di SPBU Cengkareng, Jakarta Barat dan Italia Chandra Kirana di Karawaci, Tangerang baru-baru ini.
"Kalau membela diri bisa. Silakan, tidak masalah" kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/6).

Dapatkan alat kejut listrik disini

Iriawan mengatakan, Italia termasuk warga yang berani melaporkan kejahatan di sekitarnya. Diketahui, saat hendak mencegah pencuri mengambil motornya, Italia sempat berteriak dan melawan salah satu perampok.
Hanya saja, kata Iriaw…

Pertolongan Pertama Saat Gejala Demam Berdarah

Blog Kesehatan - Di Indonesia sudah banyak kasus pasien meninggal dengan riwayat demam berdarah. Bahkan saat ini, sudah ada beberapa provinsi di Indonesia yang telah dinyatakan sebagai daerah Kejadian Luar Biasa Demam Berdarah Dengue (KLB-DBD) yaitu provinsi Gorontalo, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Bali, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Banten. Hal ini membuat seluruh elemen masyarakat harus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rawan Kriminal, Polisi Persilakan Warga Gunakan Alat Ini Untuk Melindungi Diri

Perjuangan Orang Tua Selamatkan Bayinya Menguras Air Mata, Buah Hati Pergi Dengan Wajah Tersenyum

6 Cara Simpel Menata Rambut Panjang Dan Tipis