Waspada, bagi yang menjual belikan kembali BBM Bisa kena Denda 30 Miliar

Dilansir dari Antaranews.com bahwa pihak PT. Pertamina menginformasikan aturan kembali bahwa himbauan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang sengaja menjual kembali BBM yang dibelinya di SPBU untuk mendapatkan keuntungan.  "Larangan Masyarakat tidak boleh membeli BBM jenis apapun untuk dijual kembali sudah di atur oleh UU No. 22/2011 tentang Migas, kata sales Eksekutif Pertamina Retail IV, wilayah Kalimantan Barat, Benny Hutagaol di Pontianak, Sabtu.

Sumber foto: antaranews.com

Menurut dia, siapa saja yang memperjualbelikan kembali BBM tersebut, melanggar aturan niaga BBM  pasal 53 No. 22/2011 tentang migas dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda maksimal 30 miliar, ungkapnya.

Jadi buat masyarakat baik yang ada di Perkotaan ataupun Masyarakat Desa, waspada dan taati aturan yang sudah berlaku ini, agar nantinya tidak ada masalah yang muncul apalagi kasus dalam pelanggaran hukum. Karena dengan kegiatan yang dibuat oleh oknum pembeli BBM dengan maksud diperjualbeikan kembali membuat BBM jenis Premium akan susah didapatkan oleh masyarakat karena stok BBM cepat habis di SPBU. 

Kiranya dengan adanya informasi yang sudah disampaikan oleh pihak PPT. Pertamina ada baiknya di tanggapi dengan bijak dan berhatihatilah dalam memperjualbelikan kembali BBM yang dibeli di SPBU. Karena undang-undanganya juga sudah ada. Semoga informasi kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Janganlupa kunjungi situs Mediasiana setiap hari, karena kami akan menyajikan informasi yang tidak kalah penting lainnya.

Sumber : AntaraNews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel