Apa Kamu Labil ?

Orang yg jarang upload foto itu sebenarnya rata² cantik/ganteng betul aslinya. Dia cuma tidak ingin pamer fisik, dan lebih nyaman memakai gambar artis atau kartun sebagai profile picture nya. Mereka² ini adalah tipe orang yg low profile, tidak suka pamer. Dan tidak ingin dikenal.

Orang yg sesekali upload foto, itu normal. Karna upload foto adalah salah satu fungsi media sosial. Dia biasanya hanya mengupload foto yg paling dia suka dan menurutnya menarik.

Orang yg tiap setiap hari upload foto, bahkan hampir tiap jam sampai orang muak liat mukanya terus di beranda, adalah tipe orang yg paling menyebalkan bagiku. Beranda dipenuhi oleh mukanya semua. Foto selfie nya. Dan rata² orang yg hampir tiap jam upload foto itu adalah no life dan tukang pansos (social climber). 


Ini dinamakan sifat narsisisme, kebutuhan akan pengakuan yg sangat besar dari orang lain. Narsistik, seseorang yg over confidence, dan pujian dari orang lain akan foto² selfie nya adalah hal yg begitu memuaskan hasratnya, mungkin yg mereka rasakan saat banyak yg memberi like dan komen ke foto²nya, sama seperti saat kita orgasme.

Orang yg terlalu hobi selfie biasanya akan mulai melakukan hal² aneh dan pose² aneh agar hasil selfienya menarik baginya dan orang lain yg melihat, seperti memamerkan lekuk tubuhnya, bahkan sampai memamerkan payudara nya.

Ada pria yg sampai memakai Jilbab atau pakaian wanita supaya banyak like dan komen.
Yang perempuan berjilbab mengacungkan jari tengah dengan caption rasa lacur.

Terlalu sering selfie sebenarnya dapat menghasilkan term 'selfitis' yg dideskripsikan sebagai gangguan mental karna menurut sebuah study yg dilakukan Universitas Ohio, Amerika, mereka yg hobi narsis (foto selfie) nyatanya punya potensi kelainan jiwa.

Saat manusia mencapai usia Remaja (peer group), periode soal Eksistensi dan keberadaan untuk diakui walaupun di media sosial, adalah hal yg sangat penting baginya. Dan, salah satu wadah efisien untuk mendapatkan pengakuan dan pujian dari orang lain adalah lewat media sosial. 

Padahal seharusnya kita merasa kasihan dengan orang² yg haus pujian ini, karna biasanya orang² macam ini feel depressed dalam hidupnya. Hidupnya tertekan.
Jadi, dia berubah menjadi semacam, attention whore di dunia maya.
Dan penampilan itu hanya bentuk kompensasi saja.

Orang yg kelewat narsis itu punya kadar berlebihan dalam mencari pujian.
Dia akan merasa sangat bahagia kalau eksistensinya diakui orang lain.
Pada kadar tertentu sebenarnya boleh kita eksis dengan upload foto selfie, selama tidak mengkerdilkan otak, dan rasa malu kita.

Penulis: Angga Prasetya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel