Jangan Coba-Coba Seks Bebas!

Sampai saat ini obat HIV/AIDS belum ditemukan, hanya ada obat untuk mengurangi rasa sakitnya, dalam artian kasar, kau cuma lebih lama menahan rasa sakit sebelum akhirnya mati. Bahkan kata dr Robert Gallo (peneliti biomedis asal Amerika yg menemukan virus HIV), obat HIV/AIDS tidak akan pernah ditemukan. 

Kita semua tahu bahwa salah satu penyebab HIV adalah seks bebas, dan saya percaya bahwa sangat sedikit perempuan yg mengajak pacarnya terlebih dahulu untuk melakukan seks saat masa pacaran, tapi si cowok lah yg seringkali merayu bahkan mengancam pacar mereka untuk melakukannya.

Pria sejati itu menjaga, bukan merusak. Kalau memang benar cinta, nikahi, bukan diperawani.



Manusia memang punya dimensi spiritual, tapi manusia tetaplah makhluk biologis yg sangat candu dan bergairah akan sisi biologisnya, seks, tapi ada satu hal yg kita para pria perlu pikirkan saat berniat untuk merusak kesucian wanita kita saat belum mampu menikahinya... saat kamu ingin merusak kehormatannya, maka kamu bukan mengajaknya kepada kebaikan bersama (common good), tapi ke arah kehancuran bersama (common destruction), atau kehancuran bagi si perempuan tepatnya. 


Karna pria tidak ada masalah saat tidak perjaka, tapi perempuan yg tidak perawan di Negeri ini, akan dianggap seperti sampah. Kamu akan dibenci keluarga, diusir, apalagi kalau kamu sudah hamil diluar nikah.


Jangan jadi remaja bodoh dengan melakukan seks dini, seks pra-nikah (Premarital sex), karna satu-satunya pihak yg paling dirugikan adalah kamu, perempuan, bukan cowokmu.
Karna cowokmu bisa kapan saja meninggalkanmu saat dia sudah bosan, apalagi saat kamu bunting.


Penulis: Angga Prasetya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel