Karena Tidak Semua Manusia Itu Sama

Ada beberapa yg bisa langsung akrab dengan orang lain dan menjalin pertemanan dengan gampang karna dia punya Self-efficacy yg tinggi dalam komunikasi dengan orang lain. Orang² ini adalah orang dengan personality traits Extraversion, karna itu mereka cepat berteman, gregariousness (suka ditemani orang lain), dan assertiveness (mudah angkat bicara dan memulai pembicaraan).


Tapi tak sedikit yg susah untuk, jangankan mendekati orang dan mengajak berteman, menegurnya saja dia berat.
Bukan karna dia sombong seperti yg sering orang lain katakan kepadanya, tapi karna dia memang seorang yg pemalu. Dan orang² ini tidak bisa kita salahkan karna punya sifat pemalu, karna pemalu, adalah salah satu personality traits yg diciptakan Tuhan dalam otaknya sejak di lahir.
Menyalahkan, membenci, apalagi sampai menjauhi orang² ini adalah salah. Sama saja dengan kamu membenci ciptaan Tuhan dan memandang rendah ilmu psikologi.

Orang² ini tampak dari luar memang tidak butuh teman, padahal mereka juga ingin berteman, mereka bahkan sampai bermimpi hanya untuk punya teman, tapi mencari teman adalah hal menakutkan bagi mereka. Hal yg sulit.
Jadi, daripada kita menyikapi orang² yg susah berteman itu dengan sinis apalagi sampai mengatakan mereka sombong dan menghasut orang lain agar menjauhi mereka, akan lebih bijaksana dan lebih baik kalau kita dekati mereka, mulai pembicaraan, baru kita akan tahu seperti apa mereka yg sebenarnya.
Baru kalian akan tahu kalau orang² itu tidak seburuk yg kalian kira. Mereka tidak sombong seperti yg kalian katakan, karna definisi sombong itu tidak cocok untuk direlasikan dengan orang yg susah berteman.

Orang² ini — menurut pengalaman saya dan orang yg saya kenal— justru adalah tipe teman yg setia. Mereka adalah tipe teman yg akan sangat asyik dengan orang yg sudah sangat dekat dengan mereka sampai kalian akan berkata,
"Dulu aku kira kamu ini kaku, sok, sombong dan antisosial loh. Ternyata kamu asyik banget ya aslinya!"

Disini saya tidak memposisikan diri sebagai orang yg susah berbicara dan tidak bisa menjadikan orang asing sebagai teman. Saya akui saya berkepribadian introvert, tapi saya menyulap kepribadian saya sendiri. Saya menguasai ilmu komunikasi secara otodidak, dengan modal itu, saya bisa cepat membuat orang tertarik dengan saya lewat komunikasi verbal.

Dari pengalaman pribadi, saya memiliki seorang teman yang berbicara sangat kurang, dan sementara aku terus mendesaknya untuk berbicara dan suatu hari, ia mau membuka dan berbicara. Dan begitu ia mulai berbicara, aku datang untuk mengetahui apa yang menakjubkan pada dirinya. Dia ternyata sangat asyik, lebih gila daripada yg saya kira, dan dia.. sangat setia. Dia yg selalu datang pertama kali untuk membantu saya tiap kali saya butuh bantuan. Padahal sebelum dekat sama dia, saya kira dia itu tipe manusia yg egoisme nya tinggi. Cuma mementingkan diri sendiri karna tak mau bergaul.

So, masih mau mengatakan orang² yg susah berteman itu dengan orang² sombong dan sok lalu menjauhi mereka, mencibir mereka, dan menganggap mereka tidak pantas ditemani?
Atau, mendekati mereka, coba berteman dengan mereka, lalu tahu sendiri pribadi mereka itu sebenarnya tidak seperti yg kamu kira?

Penulis: Angga Prasetya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel