Tipe cewek di Facebook yang bikin cowok risih

Tipe cewek di Facebook yg bikin cowok risih -Badword. Akan banyak kita jumpai di beranda cewek² yg super pansos dengan buat status pakai kalimat sampah; ajg, babi, ppk, kntl, jmbd.
Seolah-olah harga dirinya gak ada, padahal di dunia nyata disekolahkan sama bapaknya.
Aku kadang merasa heran, bahkan malu sendiri dengan cewek-cewek sok edgy yg caper di Facebook.

Bayangkan, demi like dia rela menjatuhkan harga diri. Dia ngomong kasar dan jorok.
Apa untungnya bagi dia selain dapat like, tok?
Mereka seperti mendapatkan ilham pemikiran/mental/fisik (al-irhab al-fikri/al-maknawi/al-jasadi) untuk jadi orang bodoh di Facebook, dari orang² bodoh pula.

Belakangan ini kita memang seperti terserang virus baru anomali-anomali di sosial media. Dulu Facebook gak begini. Sekarang, hampir tiap saat kita lihat banyak cewek ngomong kasar dan kotor di Facebook, yg sama sekali tidak membuat mereka keren, malah menjatuhkan harga diri sendiri. Sadarlah, kaum hawa. Kalian jadi jelek kalau ngomong kotor.

Jadi, berkata lah yg baik atau diam.
Qul khoiron auliyashmut.
-Berjilbab tapi berpose jari tengah.
Ada juga perempuan yg pakai Jilbab, tapi jari tengah di acungkan sambil selfie.
Tujuannya apaan? Atau jangan-jangan dia ini gak tau makna midfing itu?
Kalau gak tau, midfing itu bermakna mengajak orang lain ngeseks, bisa jadi sebagai umpatan yg sangat kasar.

-Pamer dada dan paha di Facebook.

Banyak pula yg Agamanya Islam, tapi di Facebook sengaja pamer aurat, pamer paha, pamer payudara nya.
Tapi pas ada yg menasihati dia balas,
“Gak usah sok suci.
Urus aja hidup lo sendiri.”
“Halah, sok suci lo, dikasih juga mau.”
Padahal menasihati sesama Muslim itu wajib. Agama itu adalah Nasihat, gak mau dinasihati dalam konteks Keislaman, ya jadi Atheis aja, atau jangan jadi Muslim.
Perempuan² ini bahkan rela di komentari mesum dan kurang ajar sama cowok. Bukannya marah, dia malah senang.
Sudah matikah rasa malunya? Padahal dalam Islam, wanita begitu tinggi, bukan rendahan. Mungkin karna dia kurang didikan Agama. Karna dia kurang perhatian di dunia nyata. No life? Hidupnya begitu hampa dan menyedihkan sampai nekat menjadi cewek bodoh di dunia maya.

Wanita,
kalian adalah makhluk yg begitu indah, akan jauh lebih indah kalau kalian bisa menjaga harga diri dan kehormatan kalian.
Kalian lah makhluk yg paling sempurna terlebih lagi bila dapat menjaga sikap dan tingkah laku dengan sopan dan santun.
Kalian sejatinya kaum yg begitu dihargai, dihargai bila kalian sendiri punya kepedulian untuk harga diri kalian.

Jadi mari kalian yg cewek, memperbaiki diri.

Harga diri wanita itu tinggi, jangan kalian jatuhkan. Mulai lah dari berhenti ngomong kasar dan kotor di Facebook, lalu diterapkan di dunia nyata.
Kuberitahu, manusia itu muncul sebagai sebuah habitat, dikisahkan Will Richard Bird dalam novelnya yg berjudul The Shy Yorkshireman (1955).
Menurut novel itu, hal paling mencolok yg membedakan Manusia dengan Hewan bukan logika atau kecerdasan mereka.
Tapi hal yg jelas dan mendasar yg membedakan antara Manusia dengan Hewan adalah: rasa malu.

Menurut KBBI, pengertian dari malu adalah merasa sangat tidak senang, rendah, hina, dll, karna berbuat sesuatu yg kurang baik, bercacat, atau tidak disetujui oleh umumnya manusia.

Tapi kenapa kalian malah gak merasa hina, bersalah, ataupun malu, kalian malah senang dan semakin menjadi-jadi.

Rasa malu pun mengilhami banyak karya fiksi ataupun nonfiksi, macam film nonfiksi buatan penulis sekaligus sutradara terkenal, April Rouveyrol, yg berjudul Shy (2008), yg mengisahkan tentang betapa rasa malu sangat kental bagi etika dan menjadi mahkota Manusia, terlebih lagi kaum Hawa yg begitu agung.

Sangat disayangkan, banyak Netizen Indonesia yg tidak bijak memakai Facebook, malah dibodohi oleh Facebook, dia yg di dunia nyata adalah orang baik, akibat terkena pergaulan di Facebook malah menjadi buruk lalu kehilangan rasa malunya.
Padahal malu adalah bagian dari entitas keimanan manusia, elemen kontemplatif yg ada di dalam diri manusia.

Malu kalau berbuat salah, bukan malah bangga berbuat salah. Dinasehati, tersindir, lalu marah. Bukannya sadar dan berubah.
Nabi Muhammad pun mengisyaratkan malu sebagian dari Iman dalam haditsnya.
Sangat penting untuk kita agar memahami soal filosofi rasa malu dalam kehidupan yg limited, sebentar, dan fana ini untuk bekal kehidupan yg kedua yg kekal.

Budaya malu pun sejatinya dimiliki oleh sebagian besar Bangsa bagian Timur. Termasuk Indonesia. Bahkan, pengaruh rasa dan budaya malu ini sendiri begitu kuat sampai sulit dilepaspisahkan dari tradisi ataupun keberimanan Masyarakat bagian Timur. Termasuk kamu dan keluargamu.

Kata “malu” yg dalam bahasa Arab adalah
al-hayaa’, yg merupakan derivat dari kata al-hayaah, yg artinya adalah “kehidupan”, yg mencakup kehidupan dunia maupun akhirat. Tapi apa kaitan “malu” dengan “kehidupan”? Jawabannya adalah, orang yg gak punya rasa malu, dia ibaratkan tidak punya kehidupan sejati dari moral, etika dan adab.

Ibnul Qayyim berkata:
“Di antara dampak maksiat adalah menghilangkan malu yg merupakan sumber kehidupan hati dan inti dari segala kebaikan. Hilangnya rasa malu, berarti hilangnya seluruh kebaikan.”

Penulis: Angga Prasetya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel