Waspadalah dalam berpikir ! Pikiran Anda Adalah Do'a!

Pikiran manusia adalah sebuah do'a yang secara tidak sadar di lakukan oleh manusia. Kebanyakan manusia hanya mengetahui bahwa Do'a adalah dari ucapan "karena ada sebuah ungkapan bahwa Ucapan adalah Do'a. Namun pada kesempatan kali ini Mimin akan memberikan Statement bahwa Pikiran adalah Do'a.

Ada dua ayat Allah yang sangat menggugah dan mengubah. Yaitu pada QS. Ar-Ra'd [13] ayat 11 yang artinya: 

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri"

Dan pada QS. Al-Hujurat [49] ayat 12 yang ada pada sebagian artinya:

"Sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah Dosa"


Waspadalah dalam berpikir ! Pikiran Anda Adalah Do'a!

Manakala buku-buku Barat mengoprek-oprek soal kemakmuran, seluruhnya mengerucut pada kenyataan dan pernyataan bahwa rahasia kemakmuran adalah menguasai pikiran. Yang membedakan si kaya dengan si miskin adalah pikirannya atau mindset-nya yaitu bagimana cara dia memandang kehidupan. Setiap harinya ada 6.000 pikiran yang ada pada diri manusia. Suka atau tidak, mau atau tidak, dikendalikan atau tidak, kita tetap saja berpikir. Baik itu pikiran positif maupun negatif. 

Yang menariknya adalah, setiap pikiran itu adalah Do'a. Kenapa jadi Do'a ?
Jawabnya adalah; Karena disaat akal kita fokus pada sesuatu, maka kita sedang menghadirkan realitas. Tak sedikit orang yang mengeluh do'anya belum dikabulkan Tuhan. Padahal dia sudah beramal dan berdo'a, eh tapi tetap saja tidak dikabulkan oleh Tuhan. Pada hakikatnya Tuhan itu selalu mengabulkan do'a hambanya.

Sewaktu akal kita berpikir, serius, dan fokus pada sesuatu ia memiliki daya yang sangat kuat untuk memohon kepada Allah. Akhirnya terkabul, Makbul. 

Allah-lah yang berfirman " Berdoalah kalian kepadaku, niscaya akan aku kabulkan". Ada beragam kajian tentang do'a yang belum terkabul. Mungkin belum saatnya, mungkin tinggal menunggu saja, mungkin diganti dengan setara, mungkin masih banyak dosa, mungkin disimpan untuk akhirat, dan lain-lain. Inti dari kajian ini adalah selalu positif thinking terhadap do'a yang kita ucapkan.

Hal lain, ada pula orang berdoa hanya di lisannya saja, berbeda dengan pikirannya, bahkan kontra. Contoh orang yang berdo'a agar hidupnya kaya, namun akalnya berfokus pada kemiskinan, dia menyesali kemiskinan. Dia ingin keluar dari kemiskinan. 

Berpikir siang-malam bahwa dirinya teramat miskin sehingga tidak mampu membayar hutang. Ada ketidakcocokan antara lisan dan fokus pikirannya. Do'a yang terkabul adalah do'a yang sesuai antara lisan dan fokus pikirannya. Allah berfirman: " Aku sesuai dengan Prasangka hamba-ku".

Saat kita menyangka diri kita miskin, maka miskinlah kita. Saat kita menyangka diri kita tua dan lemah, maka tua dan lemah diri kita. Saat kita menyangka tak mampu membayar utang, maka tak mampulah kita. Saat kita menyangka Tuhan itu tak adil maka ketidakadilanlah yang menghampiri kita.

Saat menyangka rezeki Tuhan itu terbatas, maka terbataslah rezeki kita. Lalu, siapa yang berperan dalam menyangka itu? Akal kitalah yang melakukannya. Allah berfirman dalam QS. Al-An'am [6] ayat 116, yang artinya:

Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).

Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang memiliki positif thinking terhadap dirinya, kendati usia mereka relatif tua. Alih-alih berdiam diri, mereka memilih untuk aktif dan menebar manfaat. Istilahnya, TTM (tua tapi manfaat), seperti:

  • Jakob Oetama, Martha Tilaar dan Adnan Buyung Nasution tetap aktif pada usia 70-an
  • Ir. Ciputra merintis Universitas pada usia 75 Tahun
  • Kolonel Sanders merintis KFC pada usia 50-an
  • Benyamin Franklin menemukan kacamata bifokus pada usia 80 Tahun
  • Jusuf Kalla kembali menjadi wakil presiden pada usia 72 Tahun. Demikianpula dengan Ronald Reagan (usia 70 tahun), Umar Bin Khattab (usia 60 tahun) dan Usman bin Affan (usia 70 tahun).
Kesimpulan:

Nah, demikinalah penjelasan bahwa Pikiran adalah sebuah Do'a yang tanpa disadari sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Maka apabila kita dalam berdo'a sebaiknya di singkronisasi keyakinan hati, pikiran dan juga ucapan tersebut, agar do'a kita di kabulkan sesuai dengan apa yang di pikirkan, diyakini dan juga di ucapkan.

Demikian penjelasan tentang sebuah Pikiran, semoga artikel kali ini dapat bermanfaat. Apabila artikel ini bermanfaat silahkan saja share dan di sebarluaskan. Sampaijumpa di artikel yang lainnya.Wassalam..!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel