Cara Membuat Cerpen Singkat Yang Menarik


Mediasiana.com - Membuat cerpen memang terlihat mudah, namun untuk membuatnya terlihat menarik ketika dibaca tentunya bukanlah hal yang mudah.

Tanpa pernah mencoba sama sekali, sulit bagi penulis cerpen menghasilkan cerita yang membuat pembaca tertarik membacanya hingga halaman atau paragraf terakhir. Memang bukan perkara yang mudah, namun bukan berarti kamu tidak bisa melakukannya.

Cara Membuat Cerpen Singkat Yang Menarik


Tentunya kamu juga harus tau aturan dan ketentuannya. Untuk membuat sebuah cerpen yang menarik, ada teknik-teknik khusus yang bisa kamu terapkan. 


Inilah Cara Membuat Cerpen Singkat Yang Menarik


Saya memiliki panduannya dari awal hingga akhir yang dapat kamu coba mulai dari sekarang. Bagaimana caranya? Yuk, simak pembahasannya pada konten berikut ini :

1. Menentukan Tema


Untuk membuat cerita apapun, termasuk cerpen tentu kamu harus menentukan tema tersebut. Tema merupakan gagasan pokok tentang suatu hal, dalam hal ini tentu saja sebuah cerita.

Jika diibaratkan sebagai sebuah rumah, tema merupakan pondasi dari sebuah cerita. Dalam proses pembuatan cerpen, kamu bisa memilih salah satu diantara Tema seperti percintaan, persahabatan, sosial budaya, dan lain sebagainya.

Kamu harus memilih tema yang benar-benar dipahami. Misal, kamu mengerti tentang percintaan, maka buatlah cerpen dengan tema tersebut. Hal ini dilakukan supaya kamu lebih mudah dalam membuatnya.

Kamu tidak akan pernah kehilangan ide apabila membuat cerpen dengan tema yang benar-benar dipahami. Dan pada akhirnya jua, pembaca lebih mudah memahami cerita tersebut.

2. Menentukan Tokoh dan Karakter


Setelah tema sudah kamu pilih, langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah dengan menentukan karakter atau tokoh yang mengisi cerita pendek tersebut.

Tentunya selain ada tokoh utama, juga harus ada tokoh pendamping walaupun dalam cerita tokoh utamalah yang harus ditonjolkan.

Selain itu, setiap tokoh harus digambarkan secara detail agar lebih mudah dalam menulis peran dan juga alurnya nanti. Selain tokoh protagonis, dalam sebuah cerita pendek, tentu juga harus ada toko yang bersifat antagonis.

Terus konsisten dengan penggambaran karakter yang telah kamu tentukan. Hal ini bertujuan untuk agar pembaca lebih mudah memahami dan tidak bingung dengan alur cerita yang sudah kamu buat.

3. Menentukan Alur Cerita


Inilah sejatinya bagian inti dari proses pembuatan cerpen. Dari alur cerita bisa diketahui apakah cerpen yang sudah dibuat menarik di baca ataukah tidak.

Alur yang berbelit-belit tentu saja membuat orang enggan membacanya hingga akhir cerita. Untuk cerita pendek, pastinya harus menggunakan alur maju ya.

Sebagai contoh adalah cerita tentang seorang istri yang selalu cemburu dengan suaminya. Kemudian sang istri menuduh suaminya selingkuh dan keduanya mulai timbul rasa tidak saling percaya. 

Mereka berdua pun akhirnya tidak tidur satu ranjang lagi dan lambat laun tidak lagi tidur satu rugi. Yang tidak kalah penting, buatlah bagian klimaks terlihat jauh lebih menarik.

Dengan klimaks yang tepat tentu saja membuat pembaca merasa lebih tertarik membaca cerita pendek yang kamu buat hingga akhir cerita. 

Setelah sampai pada klimaks, pikirkan jua bagaimana endingnya dan juga antiklimas yang sesuai dengan tema cerita dan juga memiliki solusi dari masalah yang telah kamu buat sebelumnya. Ending atau akhir cerita juga harus mewakili emosi dari pembaca.

4. Saatnya Finishing dan Editing


Sudah membuat selesai hingga akhir? Itu belum cukup jika kamu belum membacanya sekali lagi. Walaupun kamu merasa sudah selesai membuat cerita pendek, tidak afdol tentunya jika belum melakukan pengoreksian.

Manusia tempatnya salah dan lupa, jadi bukan hal yang mustahil jika dalam cerita tersebut terdapat banyak ataupun sedikit kesalahan.

Kamu bisa mengurangi atau menambahkan cerita yang dianggap perlu. Selain itu cek juga tanda baca yang ada, jangan sampai kesalahan kecil membuat cerpen kamu terlihat kurang baik.

Dengan melakukan proses editing, membuat kesalahan dalam pembuatan cerita semakin kecil. Baca berulang-ulang cerita tersebut dan terus lakukan perbaikan ya.

Nah, sangat mudah bukan? Menulis cerpen tidak sesulit yang dibayangkan kok. Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, membuat kamu bisa membuat sebuah cerita pendek dengan alur cerita yang menarik.

Demikianlah, ulasan mengenai Cara membuat cerpen singkat yang menarik dan enak dibaca via Senipedia. Untuk melihat contohnya, silakan disimak Contoh Cerita Pendek tentang Pendidikan ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Membuat Cerpen Singkat Yang Menarik"

Post a Comment