100 Pantun Motivasi Bekerja - Agar Kita Makin Semangat

Mediasiana.com - Pantun Motivasi Bekerja, agar nantinya kita lebih semangat dalam bekerja dan mendapatkan rizki yang berkah dan berlimpah. Kumpulan motivasi kerja ini juga saya sajikan berbagai macam literasi ataupun kata-kata yang unik dan memotivasi.

Buat para pembaca yang suka dengan pantun, maka pantun ini sangat cocok juga untuk dijadikan kata-kata di poster instagram. Pantun poster instagram biasanya banyak sekali diminati oleh pengguna sosial media.

Nah, bagi teman-teman yang sudah tidak sabar lagi untuk membaca dan memilih pantunnya silahkan saja langsung simak ulasannya dibawah ini.

 
Pantun Motivasi Bekerja


Semoga dengan adanya pantun ini dapat menjadikan teman-teman gemar membaca dan juga berkarya untuk membuat pantun yang lebih unik dan menarik lagi.

Pantun Motivasi Kerja


Kalau mau air tajin
Minta saja sama Markonah
Bekerjalah dengan rajin
Karena bekerja itu amanah


Kalau bawa air tajin
Bawa di dalam sebuah wadah
Bekerjalah dengan rajin
Karena bekerja itu ibadah


Kalau ke rumah Agus
Jangan lupa bawa benang
Kalau kerjanya bagus
Pasti si bos akan senang


Kalau cari rumah Agus
Rumahnya ada tanaman pinus
Kalau kita kerjanya bagus
Pasti nanti dapat bonus


Kalau mau beli jeruk
Beli saja sama pak haji
Kalau kerja kita buruk
Jangan harap naik gaji


Kalau mau beli jeruk
Beli juga buat si cacat
Kalau kerja dengan buruk
Bisa-bisa nanti dipecat


Ambil mangga dengan galah,
Karena pohonnya tinggi sekali,
Tetap semangat jangan menyerah,
Lakukan pekerjaan sepenuh hati.


Ke kebun binatang melihat macan,
Belang bulunya besar taringnya,
Capek dan lelah memang langganan,
Di akhir masa pasti bahagia.


Mancing ikan dapatnya udang,
Di bawa saja pulang ke rumah,
Perjalanan masih panjang,
Meski lelah, bertawakallah.


Pagi lebaran makan ketupat,
Berasnya agak sedikit berderai,
Meski badan dan pikiran penat,
Impian besar haruslah tercapai.


Hujan reda langitnya cerah,
Pelangi muncul alangkah indah,
Jangan menyerah karena lelah,
Karena impianmu amatlah indah.


Ke kebun pergi membabat,
Hati-hati Lebah menyengat,
Meski mentari pekat menyengat,
Hapus peluh dengan tekad.


Hari Minggu ke Pasar Swalayan,
Naik becak dengan Pak Mamat,
Lelah dan letih bukanlah hadangan.
Berputus-asalah yang jadi penghambat.


Sarapan pagi dengan roti,
Pergi sekolah naik delman,
Kuatkan fisik positifkan hati,
Untuk menjalankan semua pekerjaan.


Awan mendung matahari redup,
Ketika pagi di hari Rabu,
Kamu kuat kamu sanggup,
Menyerah bukan akhir masamu.


Bersama teman pergi sekolah,
Untuk menuntut ilmu pelajaran,
Semangat bekerja mencari nafkah,
Semoga selalu dilindungi Tuhan.


Pagi jangan lupa sarapan,
Untuk pulihkan fisik dan energi,
Jagalah semangat dan kesehatan,
Ketika bekerja setiap hari.


Pulang dari rumah teman,
Melihat pekerja membuat aspal,
Bekerja jangan asal-asalan,
Nanti hasilnya tidak maksimal.


Bintang kecil di langit biru,
Sholat ke masjid ketika subuh,
Ketika bekerja melakukan sesuatu,
Hadapi ia dengan sungguh-sungguh.


Siang hari cuaca panas,
Enaknya minum nutrisari,
Jangan jadi orang pemalas,
Bekerja keraslah wujudkan mimpi.


Sungguh jitu para penembak,
Bidik mangsa dengan seksama,
Kalau mau hidup enak,
Kerja keras jangan dilupa.


Suara petir bikin kaget,
Bunyinya terdengar ketika senja,
Ayo kita mengejar target,
Agar rezeki mengejar kita.


Minum teh celupkan roti,
Roti hadiah dari Surabaya,
Kerja ikhlas dari hati,
Keluh kesah jangan dimanja.


Ke sekolah naik sepeda,
Guru menulis dengan kapur,
Ke mana hendak mencari bahagia,
Ke dalam hati mari bersyukur.


Tukang tahit rancang busana,
Potong kain dengan silet,
Untuk kamu yang sedang bekerja,
Tetap semangat mencapai target.


Bunga matahari jadikan kuaci,
Diimpor ia ke negeri jiran,
Meski bekerja setiap hari,
Lima waktu yang ditinggalkan.


Jangan pegang kayu yang rapuh,
Nanti kamu jatuh ke tanah,
Kerjakan dengan sungguh-sungguh,
Setelah itu bertawakallah.


Baterai habis silakan di cas,
Resupkan ia punya kontras,
Allah suka pekerja keras,
Pekerjaan halal dengan ikhlas.


Pergi berburu ke tengah hutan,
Mala mentari sedang menyengat,
Bekerja memenuhi kebutuhan,
Hidup bahagia dunia akhirat.


Sudah matang buah mangga,
Ambil dia dengan galah,
Bekerja dengan sepenuh jiwa,
Ingatlah Allah janjikan berkah.


Buah pala sungguh keras,
Letakkan ia di atas meja,
Keringat yang menetes deras,
Akan Allah ganti dengan pahala.


Pergi ke pasar naik sepeda,
Membeli kaos dan sepatu,
Jangan pemalas jadi manusia,
Allah tidak suka kebiasaan itu.


Setelah mandi sarapan roti,
Sebelum berangkat ke sawah,
Setelah bekerja sepanjang hari,
Pasrahkan semua kepada Allah.


Ada dua anak nelayan,
Mencari ikan ke Pulau Panjang,
Pekerjaan halal dibiasakan,
Jangan sampai kamu menyimpang.


Tiang listrik berdiri tegak,
Ditengah hari tiangnya panas,
Berpegang teguh pada yang hak,
Lakukan rutinitas dengan ikhlas.


Di atas meja ada Donat,
Dimakan ketika hujan lebat,
Walaupun cape dan penat,
Tapi kita harus tetap semangat.


Siang hari minum es kelapa,
Pulang ke rumah ketika senja,
Tetap semangat dan percaya,
Kita pasti bisa n jangan lupa doa.


Orang kaya rumahnya mewah,
Pakai baju tak ada yang murah,
Walaupun kerjanya susah,
Yang penting berusaha dan berserah.

Pantun Motivasi Kerja untuk Suami


Di Sumut sumber kapur barus,
Bawa pulang dalam kardus,
Pingin dikatakan kerjaannya bagus,
Kita harus semangat bekerja terus.


Hari panas matahari menyengat,
Anak kecil bermain layang-layang,
Menjalani hidup dengan semangat,
Agar masa depan terang benderang.


Sarapan pagi dengan ketan,
Baca koran sambil ngopi,
Bersemangatlah dalam pekerjaan,
Agar karirmu berprestasi.


Pohon beringin daunnya rindang,
Awan gelap petir menyambar,
Jangan biarkan semangat hilang,
Oleh rasa takut dan rasa gentar.


Bunga bangkai baunya menyengat,
Kekayaan alam yang hampir punah,
Bekerja dengan dilandasi semangat,
Membuat diri tak mudah lelah.


Naik kereta ke Surabaya,
Di perjalanan minum teh celup,
Semangat sudah di dalam dada,
Semangatlah dalam perjuangan hidup.


Daun kelapa jadikan sapu,
Untuk bersihkan sekitar halaman,
demi masa depan anak dan cucu
Pekerjaan siap diselesaikan.


Minum teh sambil makan coklat,
Sebelum menghadapi kerjaan padat,
bekerja mestilah semangat,
semoga keinginan segera didapat.


Naik becak pulang sekolah,
Pulangnya jam setengah dua,
Jangan suka berkeluh kesah,
lebih baik fokus bekerja.


Anak kecil berlari ke sawah,
Untuk bertemu ibu dan bibi,
Bekerja itu yaitu ibadah,
berpahala di sisi Ilahi.


Masak telor pakai kompor gas,
Lihatkan jangan sampai hangus,
Jadi orang jangan malas,
Agar rezeki mengalir terus.


Dua anak bermain layang,
Hujan turun layangan basah,
Bekerja pagi hingga petang,
Agar masa depan cerah.

Jalan-jalan ke Banyuwangi,
Jangan lupa membeli ceri,
Ayo bangun pagi-pagi,
Bekerja dengan senang hati.


Awan mendung mentari redup,
Terdengar keras bunyi gemuruh,
Jangan malas menghadapi hidup,
Bekerjalah dengan sungguh-sungguh.


Hujan deras ketika senja,
Dibarengi petir dan kilat,
Hidup di dunia hanya sementara,
Kumpulkan bekal untuk akhirat.


Pergi berburu ke hutan rimba,
Belah kayu dengan kapak,
Jangan pemalas jadi pria,
Tanggung jawab kita sangat banyak.


Jalan-jalan ke Surabaya,
Jangan lupa makan semangka,
Lakukan pekerjaan dengan cinta,
Hadapi kesulitan dengan berdo’a.


Oleh-oleh dari Bukittinggi,
Keripik Sanjai enak sekali,
Bekerja sewaktu siang hari,
Berbekal akal dan budi.


PANTUN BANGUN PAGI

Pohon beringin jatuh dan rubuh,
kopi hangat baru diseduh. 
Mari bangun di waktu subuh,
tunaikan sholat jiwapun teduh. 


Lari-lari di Kota Mekah,
telah hilang zaman jahiliyah. 
Pagi hari penuh berkah,
awali dengan alhamdulillah. 


Burung merpati burung tekukur,
dua burung hinggap di sumur. 
Mari kita mengucap syukur,
agar hidup semakin makmur. 


Kue manis di atas loyang,
taruh satu di atas meja. 
Siapa yang bangun siang,
tergesa-gesa berangkat kerja.


Burung pelatuk turun ke rawa,
jatuh ke air bulunya basah. 
Waktu pagi banyak berdoa,
agar dirahmati oleh yang Maha Kuasa. 


PANTUN SEMANGAT PAGI


Cahaya surya terasa hangat,
ikat rakit dengan kawat. 
Hidup harus penuh semangat,
jiwa dan raga haruslah kuat. 


Jalan ke kota tujuh kelokan,
jalan berlubang tolong ratakan. 
Ingatlah apa yang kau cita-citakan,
semangat berusaha tuk diwujudkan. 


Kalau ikan di dalam parit,
itulah tanda banyak makanan. 
Kalau mentari sudah terbit,
itulah tanda ada kesempatan. 


Daun pandan daun talas,
makan kue dengan sumpit. 
Jika badan lambat dan malas,
rezeki jauh hidupnya sempit. 


Perahu kecil masih ditambat,
makan nasi rasanya mentah. 
Selamat pagi wahai sahabat,
moga hari ini penuh berkah. 


PANTUN SEMANGAT BERKARIER


Pohon jati berjajar-jajar,
burung kecil di dalam sangkar. 
Pagi hari semangat belajar,
cita-cita mesti dikejar. 


Enak rasanya udang galah,
udang di balik batu berbongkah. 
Penuh semangat pergi sekolah,
moga-moga mendapat berkah.


Pangeran muda di dalam tenda,
bantal guling lupa dibawa. 
Rajin belajar di waktu muda,
bahagia di waktu tua. 


Berdiri pasukan rapat-rapat,
dari timur pergi ke barat. 
Ilmu dicari hingga dapat,
sebagai bekal dunia akhirat. 


Sudah berkaca tiada jemu,
dari rambut hingga kaki. 
Banyak membaca menambah ilmu,
banyak ilmu menambah rezeki. 


PANTUN SEMANGAT KERJA


Gunung tinggi tanahnya subur,
cangkul ladang tanahnya gembur. 
Kemarin puas kita berlibur,
hari ini kerjanya lembur. 


Keras sungguh pisau baja,
beli dua di pulau Jawa. 
Selamat pagi selamat kerja,
jangan lupa untuk berdoa. 


Putih warnanya segumpal awan,
istana kampung dari papan.
Salam sapa untuk kawan,
jangan lupa untuk sarapan. 


Rusa kecil belang di paha,
bermain-main di rimba raya. 
Mari bekerja dan berusaha,
moga-moga jadi orang kaya. 


Anak kecil sukanya manja,
lucu kalau mengucap kata. 
Kalau kita semangat kerja,
rezeki semangat mengejar kita. 

Jalan-jalan ke rumah raja,
raja tersenyum karna bahagia. 
Luruskan niat dalam bekerja,
untuk memberi nafkah keluarga. 


PANTUN MOTIVASI UNTUK SUAMI


Cahaya jatuh membuat bayang,
ikan menjulur meminta pakan. 
Selamat pagi duhai sayang,
secangkir kopi telah aku siapkan. 


Selasih segar di atas renda,
renda putih taplak meja. 
Masih kangen hati adinda,
sayang kakanda harus bekerja.


Kalau pergi ke tanah Jawan,
jangan lupa membeli permata. 
Kalau kakanda rajin bekerja,
adinda akan semakin cinta. 


Bunga melati mulai merekah,
tumbuh satu dekat kamboja. 
Carilah rezeki yang halal barokah,
yang haram ditinggalkan saja. 


Ikan sepat bunga seroja,
dalam peti tanduk rusa. 
Lihat kakanda pergi bekerja,
kangen di hati langsung terasa. 

Penutup

Sekian saja kumpulan pantun yang dapat saya sajikan, semoga dalam sajian pantun kali ini dapat bermanfaat. Dan buat teman-teman jangnlupa baca juga kumpulan pantun lainnya dibawah ini. Sekian saja dari saya sampai jumpa kembali di ulasan pantun yang lainnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel