Widget HTML Atas

Pentingnya Menjaga Hati : Hati Adalah Operator Jiwa Manusia

Pentingnya menjaga dan merawat hati kita dalam menjadi Manusia yang berbudi pekerti yang baik berakhlak mulia. Hati atau Qalb di Indonesiakan akan menjadi Qalbu adalah media bagi manusia untuk menerjemahkan dirinya dalam memikirkan dan memahami perilaku lahir dan batin sesuai dengan kehendak Allah. Hati sangat terkait erat dengan seluruh aktivitas manusia. 


Pentingnya Menjaga Hati Karena Hati Adalah Operator Jiwa Manusia



Pentingnya Menjaga Hati
Pergunakan Hatimu dengan Baik

Sebelum para psikolog menyadari fungsi hati (qalb, kalbu) ini, Rasulullah SAW lebih dari 14 abad yang lalu telah menginformasikan dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang artinya : "Ketahuilah bahwa dalam tubuh (manusia) terdapat mudghah (segumpal daging), bila dia baik, maka baik pula seluruh tubuh. Dan bila dia rusak, maka akan rusak pula seluruh tubuh. ketahuilah, bahwa segumpal daging itu adalah hati (Qalb).

Informasi yang diberikan Rasulullah SAW sangat berharga bagi pengembangan disiplin ilmu, sehingga semua ilmu seharusnya mengaitkan hati dalam landasan etik dan operasionalnya. Begitu juga dengan indra manusia, harus selalu dihubungkan dengan hati, Mata dan Telinganya. Misalnya Dua Indra yang menjadi "jendela dunia " bagi manusia.


Hakekat Hati Manusia


Kalau manusia melihat dan mendengar sesuatu "apa adanya saja" maka sesungguhnya dia tidak ada bedanya dengan binatang. Karena binatang juga melihat dengan mata dan mendengar dengan telinga segala sesuatu sesuai dengan keadaan yang sebenar-benarnya. tetapi apabila dalam melihat dan mendengar manusia menggunakan Qalb (hati)nya maka akan banyak hikmah yang tersembunyi yang dia dapatkan.


Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an : QS. Al-Hajj ayat 23 yang artinya : "Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkannya syiar-syiar Allah maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati".


Tentu saja yang dimaksud dengan "hati" dalam sabda Rasulullah SAW dan firman Allah SWT diatas itu bukan hati dalam pengertian organ tubuh dalam bahasa Yunani : hpar, hepar) alat ekskresi yang merupan kelenjar terbesar di dalam tubuh dan terletak dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya dibawah diafragma. Hati di sini adalah "komponen roh" manusia yang senantiasa (ingin) berhubungan dengan sang pencipta.



Yang membedakan Manusia dengan Binatang


Sesungguhnya tragedi kemanusiaan terbesar abad kita (yang tidak pernah kita sadari) adalah rusaknya hati. Karena kerusakan hati menyebabkan terjadi dekadensi moral dan krisis akhlak, padahal itu berdampak sangat besar pada peradaban manusia. 


Hati yang baik akan mengarahkan manusia untuk mendengar dan memperhatikan peringatan (dan ayat-ayat Allah). Hanya dengan begitu manusia berada dalam posisinya yang sebenarnya sebagai abdillah, yang sangat tergantung dan senantiasa mengangungkan Allah.


Jadi, kalau hati seseorang tidak terkait dengan Allah SWT, dia tidak mau mendengar, melihat kebesaran Allah SWT, tidak menyiarkan Keagungan Allah, itu berarti hatinya tertutup (kufr). Hanya hati yang hidup yang akan selalu terhubung dengan Allah. Dan hati itulah yang akan menggerakan aktivitas positif dalam rangka menebarkan kebajikan.


Nah, itulah pentingnya hati untuk diaga degan baik dan dipergunakan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita punya hati kalah dengan hawa nafsu. Mari kendalikan hati kita agar menjadi manusia yang baik dan taat atas perintah Allah SWT dan mengikuti jejak Rasulullah SAW.