Widget HTML Atas

Menggambar Model : Pengertian, Prinsip, Jenis dan Unsurnya

Menggambar Model : Pengertian, Prinsip, Jenis dan Unsurnya - Menggambar merupakan proses pengungkapan gagasan seseorang melalui bahasa gambar. Misalnya, seorang desainer ingin membuat guci, tentu ia akan membuat rancangan dalam bentuk gambar sebelum dibuat bentuk guci yang sesungguhnya. Untuk dapat membuat gambar yang baik, seseorang harus menguasai kemampuan menggambar terutama menggambar model.


Konsep dan Prosedur Menggambar Model


Menggambar model dapat didefisinikan sebagai kegiatan menggambar berdasarkan model yang ada di hadapan kita. Model dalam kegiatan menggambar ini adalah objek yang digambar oleh seseorang penggambar sehingga bisa diamati dan dipindahkan menjadi gambar di atas media gambar yang digunakan.



Menggambar Model


Objek dalam gambar model dapat berupa benda mati, manusia, hewan, atau tumbuhan. Objek tersebut harus nyata sehingga para penggambar dapat ,mengamati dan mempelajari setiap detail bagian-bagian yang ada pada objek tersebut. Hasil dari  menggambar objek dapat berupa sketsa atau gambar jadi. Menggambar model sering dilakukan oleh para pelukis dalam mengekspresikan karyanya.


Aspek-aspek yang harus kita perhatikan dalam menggambar model diantaranya adalah objek yang akan kita gambar, bahan dan media yang akan digunakan, penguasaan proporsi benda yang kita gambar, komposisi, prinsip perspektif, serta efek gelap dan terang akibat pengaruh pencahayaan.



Prinsip-prinsip menggambar model


Untuk dapat menggambar model dengan baik dan benar, diperlukan pengetahuan dan penguasaan terhadap prinsip-prinsip dan langkah kerjanya. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut. 



1. Komposisi Simetris


Benda atau model yang menjadi objek gambar diletakkan pada posisi seimbang antara sebelah kiri dan sebelah kanannya serta memiliki keseimbangan benda yang sama dalam bentuk dan ukurannya.



2. Komposisi Asimetris


Pada posisi asimetris, benda diletakkan dalam posisi tidak sama baik dalam posisi maupun ukurannya namun demikian masih tetap memperhatikan proporsi, keseimbangan, dan kesatuan antarbenda atau objek gambar.



3. Komposisi Sentral


Pusat perhatian benda atau objek model gambar terletak ditengah-tengah bidang gambar. Penempatan model diatur sesuai dengan proporsi bentuk model dan diatur seimbang serta memiliki kesatuan antarbenda. 


4. Proporsi


Suatu benda tersusun dari satu kesatuan berdasarkan ukuran antara bagian satu dengan bagian lainnya. Kesebandingan, keseimbangan, atau kesesuaian bentuk dan ukuran suatu benda antara bagian yang satu denan bagian yang lain itulah yang dinamakan proporsi. Dengan menggunakan proporsi yang tepat, maka gambar benda yang dihasilkan akan tampak wajar. Jika gambar yang dibuat tidak sesuai dengan proporsi malka akan terkesan janggal.



5. Keseimbangan


Keseimbangan adalah keselarasan antara bidang gambar, objek gambar, dan gambar yang dihasilkan. Keseimbangan hasil gambar model dapat diperoleh dengan cara membuat skala, memberi efek perspektif pada objek gambar dan sudut pandang penggambar.



6. Kesatuan 


Kesatuan adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan adanya kesatuan unsur-unsur yang terpadu. Kesatuan artinya keterpaduan dari bagian-bagian gambar, tidak terkesan terbelah atau terpisah.



Unsur-Unsur dalam Menggambar Model


Perlu juga diperhatikan bahwa menggambar model membutuhkan kemampuan dalam menggunakan unsur-unsur rupa seperti garis, bentuk, bidang, tekstur, gelap terang (pencahayaan). Pemahaman kita terhadap unsur-unsur rupa tersebut sangat membantu dalam menggambar model. Unsur-unsur rupa tersebut antara lain sebagai berikut.



1. Garis


Garis terbentuk melalui goresan atau tarikan dari titik yang satu ke titik yang lain. Bermacam bentuk garis, yaitu garis lurus, garis lengkung, garis putus-putus, garis tak beraturan, dan lain-lain. Setiap garis tersebut dapat menimbulkan kesan beragam yang dinamakan sifat garis. Misalnya, garis lurus dapat mengesankan kaku, tegas, keras.



2. Bidang 


Bidang berupa permukaan yang datar. Suatu garis yang dipertemukan ujung pangkalnya akan membentuk bidang, baik bidang geometrik maupun bidang organik. Bidang juga mempunyai sifat yang beragam sesuai bentuknya.



3. Bentuk


Bentuk terjadi melalui penggabungan unsur bidang. Misalnya, sebuah kotak terwujud dari empat sisi bidang yang disatukan.



4. Tekstur


Tekstur adalah permukaan suatu benda, ada yang halus ada yang kasar. Tekstur kasal misalnya terdapat pada batang kayu, daun, dan batu. Tekstur halus, misalnya kaca, plastik, dan kertas. Dalam penggambaran bentuk benda, tekstur dapat mengesankan bobot ringan dan berat.



5. Gelap terang


Benda yang tertimpa cahaya (secara langsung atau tidak langsung), ada sisi yang gelap ada sisi yang terang. Penggambaran bentuk benda yang baik, salah satunya ditentukan oleh kelihaian menentukan sisi gelap dan sisi terang secara tepat.