Widget HTML Atas

Cara Membangun work-life balance sebagai freelancer

Cara Membangun work-life balance sebagai freelancer - Menjadi seorang freelancer berarti kamu menjadi bos untuk diri kamu sendiri. Kamu harus bisa mengatur diri kamu untuk bisa menyelesaikan pekerjaan dan proyek yang sudah kamu ambil. Berikut ini terdapat beberapa cara untuk mengatur diri agar dapat produktif.

Cara Membangun work-life balance sebagai freelancer


Cara Membangun work-life balance sebagai freelancer


Identifikasi kebiasaan yang dilakukan ketika bekerja

Kapan kamu merasa paling produktif?
  • Coba tanyakan pada diri sendiri, kapan kamu merasa sangat fokus untuk mengerjakan sesuatu dan kapan fokus kamu mulai berkurang setiap harinya?
  • Coba track fokus kamu dengan mengisi lembar berikut, isi waktu dan kegiatan yang kamu lakukan pada waktu tersebut, kemudian identifikasi level fokus yang kamu rasakan. Kamu bisa menulis 1 (sangat tidak fokus) sampai (5 sangat fokus).

Apa prioritas kamu ketika bekerja?
  • Bagi freelancer, waktu adalah uang. Jika kamu tidak bisa mengatur waktu dengan baik, pekerjaan dan proyek kamu akan terhambat, hal ini juga bisa berakibat pada terlambatnya pembayaran. Oleh karena itu, kamu harus bisa menentukan prioritas pekerjaan yang harus dilakukan.
  • Tentukan bagian mana dari pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu dengan menuliskan proyek-proyek apa yang harus selesai bulan ini dan breakdown pekerjaan yang harus diselesaikan. Kemudian susun berdasarkan tingkat kesulitan dan urgensinya.

Dimana tempat kamu paling merasa nyaman untuk bekerja?
  • Sering kali rumah terasa nyaman untuk bekerja, tapi sering kali terjadi distraksi seperti tumpukan cucian, atau anggota keluarga yang sibuk mondar-mandir. Oleh karena itu, coba beberapa tempat seperti kafe, perpustakaan umum, atau co-working space. Kamu juga bisa menyusun satu spot di tempat tinggalmu yang dikhususkan untuk bekerja. Pisahkan antara tempat bekerja dengan tempat kamu istirahat.


Membuat Jadwal

Membuat Jadwal
  • Buat jadwal yang realistis 
  • Mengatur jadwal kehidupan pribadi agar bisa sinergi dengan projek freelance

Step-by-step membuat jadwal

Identifikasi waktu produktif kamu
  • Jika bekerja dengan jadwal dari orang, misalnya sebagai video editor, kamu bisa mengatur kapan jadwal untuk edit video setelah event. Jadi kamu harus membuat jadwal dan komit dengan jadwalnya

Tuliskan jadwal yang harus dilakukan dan dapat dilakukan secara fleksibel di luar pekerjaan freelance
  • Contoh kegiatan yang harus dilakukan: kuliah, diskusi kelompok, olah raga, pulang ke rumah orang tua, dll
  • Contoh kegiatan yang dapat dilakukan fleksibel: hangout dengan teman, berkumpul bersama keluarga, dll

Tracking waktu yang dihabiskan untuk komunikasi (email, sosial media, call, dan pisahkan antara komunikasi yang berhubungan dengan bisnis dan yang tidak)

Membuat jadwal mingguan berdasarkan kegiatan yang harus dilakukan dan workload pekerjaan
  • Masukkan hal-hal yang harus dilakukan 
  • Cek waktu yang tersisa dan buat jadwal yang kamu sediakan untuk mengerjakan pekerjaan freelance-mu.
  • Tidak semua waktu yang tersisa harus untuk bekerja, sediakan waktu untuk istirahat dan mengikuti kegiatan sosial. 

Jangan takut untuk liburan
  • Ketika kamu menjadi freelancer, sering kali kamu bekerja dalam waktu panjang, misalnya seminggu berturut-turut tanpa adanya hari libur. Oleh karena itu, tentukan kapan kamu harus beristirahat. Apakah libur dua hari setelah proyek selesai, atau bahkan mengambil waktu beberapa minggu setelah menyelesaikan proyek besar
  • Buat batasan ketika kamu sedang berlibur. Jika kamu masih ingin cek akun atau email pekerjaanmu, maka tentukan kapan dan seberapa sering kamu akan cek hal yang berkaitan dengan pekerjaan
  • Atur pesan “liburan” di email secara otomatis. Kamu bisa mengatur pesan ini selama kamu liburan agar orang yang menghubungi kamu dapat mem-follow-up setelah kamu kembali aktif
  • Jangan takut dengan pemikiran “jika saya pergi/liburan, akan datang proyek besar”. Jika kamu memiliki hasil pekerjaan yang baik, jejaring yang luas, proyek besar bisa datang kapan saja