Widget HTML Atas

Cara Menghasilkan Uang dengan Mudah Menjadi Freelancer

Menghasilkan Uang dengan Mudah Menjadi Pekerja Lepas


Apa itu Freelance?


Cara Menghasilkan Uang dengan Mudah Menjadi Freelancer

Tipe-tipe Freelancer


  1. Moonligter, adalah freelancer yang bekerja lepas hanya sebagai sampingan dari pekerjaan tetap
  2. Diversified worker, adalah freelancer yang bekerja di berbagai bidang dengan proyek dan klien yang berbeda.
  3. Temporary worker, adalah freelancer yang terikat pada suatu perusahaan dalam periode kontrak yang sudah ditetapkan untuk sementara waktu. 4. Freelance business owners, adalah freelancer yang memiliki bisnis sendiri sebagai sampingan di luar pekerjaan utamanya.


Keunggulan dan Kelemahan Menjadi Freelancer

Keunggulan menjadi freelancer

1. Freelancer adalah bos
2. Fleksibilitas
3. Pemasukan lebih
4. Keseimbangan waktu bekerja dan pribadi
5. Lebih sehat dan bahagia

Kelemahan menjadi freelancer

1. Tidak ada jaminan untuk jangka panjang
2. Pekerjaan tidak menentu
3. Merasa terisolasi
4. Hilangnya manfaat sebagai pekerja tetap
5. Beragam tanggung jawab

Tantangan Freelancer dan Tips Jitu Menghadapinya

1. Keuangan yang tidak terprediksi

Tips menghadapinya
a. Hindari melakukan pengeluaran atas pemasukan yang belum diterima
b. Tabung dan berinvestasi
c. Jalin hubungan baik dengan klien

2. Ide buntu Tips menghadapinya: Mencari inspirasi baru
3. Keterbatasan waktu bekerjaTips menghadapinya
a. Komunikasikan waktu bekerja kepada klien
b. Maksimalkan waktu bekerja

4. Sulit mempromosikan diri sendiri

Tips menghadapinya

a. Bangun karakter diri (personal branding)
b. Perbanyak interaksi sosial

5. Menaklukkan klien

Tips menghadapi

a. Buat perjanjian kesepakatan tertulis dengan klien
b. Tetap berbuat baik dan profesional kepada klien
c. Selalu berkomunikasi

Tipe-Tipe Pekerjaan Freelance

a. Industri kreatif
b. Penulis
c. Virtual assistant
d. IT atau teknologi
e. Edukasi dan pelatihan

Cara Mudah Mengelola Kemampuan Freelancer

1. Miliki kemampuan yang berbeda dengan freelancer lain
2. Fokus pada area kemampuan yang unggul
3. Perhatikan kategori pekerjaan berdasarkan kemampuan unggulan
4. Buat profil dan pitch yang menarik

Web Pencarian Kerja: Kategori Umum

A. Lokal

1. Sribulancer.com
2. Freelancer.co.id
3. Projects.co.id

B. Internasional

1. Freelancer.com
2. Upwork.com
3. Toptal.com

Web Pencarian Kerja: Kategori Spesifik

1. Fiverr.com
2. 99designers.com
3. Sribu.com

Trik Membuat Profil Menarik

A. Manfaat portfolio

1. Untuk menunjukkan kemampuan dengan lebih detail
2. Sebagai cara untuk memudahkan klien menghubungi freelancer
3. Menjelaskan detail pekerjaan yang bisa dilakukan untukmenarik hati klien
4. Untuk menginformasikan identitas dan karakter freelancer seperti apa yang akan bekerja sama dengan klien

Tips membuat profil yang menarik

1. Buat biografi singkat

Berikan identitas dan pekerjaan yang bisa dilakukan, untuk membantu klien lebih mengenal freelancer-nya sesuai kebutuhan

2. Hindari menggabungkan semua karya, tapi dibagi berdasarkan kategori. Tujuannya agar klien lebih mudah menemukan sample paling relevan dengan kebutuhan mereka. Contoh: Freelancer desain yang selama ini mengerjakan banyak hal, seperti: logo, banner, desain baju, dan sebagainya. Sekarang coba buat kategori per masing-masing jenis desain pekerjaan tersebut. 

3. Buat deskripsi karya untuk diunggah. Tujuannya memudahkan klien mengetahui kemampuan freelancer dalam target pekerjaan yang sudah diselesaikan. 

Contoh: Saya disewa Majalah A untuk membuat 20 artikel gaya hidup remaja kepada 10.000 pembaca. 

4. Berikan testimoni

5. Isi kebutuhan spesifik di web

Buat daftar kesediaan untuk wawancara, jenis pekerjaan yang bisa dilakukan, dan jadwal sehari-hari.  Tambahkan plugin kalender agar memudahkan klien mengecek jadwal.  Misalnya: Google Calendar atau ZOHO Calendar. 

6. Tetap online

  • Tujuannya untuk menunjukkan ketersediaan dan keseriusan
  •  Rajin update perkembangan web agar selalu tahu progresnya.

Web portfolio

1. Cara membuat web portfolio untuk freelancer pemula

a. Ciptakan portfolio dengan kemampuan yang dimiliki
b. Masukkan informasi-informasi penting
c. Fokus pada jenis pekerjaan yang disukai
d. Masukkan proyek-proyek kecil yang tidak berbayar
e. Selalu berikan testimoni sebagai bukti kredibilitas karya dan kemampuan

2. Tips membuat web portfolio yang baik

a. Siapkan nama domain dan website builder
b. Pahami pasar/target audiensnya
c. Kembangkan portfolio yang ada
d. Sertakan kontak yang mudah dihubungi oleh klien
e. Selalu berikan testimoni

D. PDF Portfolio

Tips membuat PDF Portfolio yang menarik

1. Perhatikan desainnya
2. Pilih tampilan karya yang terbaik
3. Berikan tampilan slideshow atau cuplikan karya
4. Sertakan link untuk melihat karya lebih lanjut

Kiat Mendapatkan Klien

Meningkatkan Klien dengan Soft Skill sebagai Freelancer

1. Tempat/Cara untuk Mendapatkan Klien Sebagai Freelancer
a. LinkedIn
b. Referrals
c. Outsourcing Services

Soft skill untuk freelancer

a. Komunikasi
b. Stress management
c. Problem solving
d. Teamwork
e. Organizational skill

Tantangan Freelancer dalam Menggunakan Outsourcing Services

a. Tidak memiliki rating dan review
b. Harga lebih tinggi dibanding dengan freelancer lainnya
c. Tidak punya waktu untuk pitching setiap klien potensial

Membangun dan menjaga hubungan baik dengan klien

Pentingnya membangun dan menjaga hubungan dengan klien


  1. Jika bisa membangun hubungan yang kuat dengan klien terbaik yang dimiliki, maka akan ada bagaimana stabilitas dalam segala sisi. 
  2. Memiliki klien jangka panjang dapat memberi kamu penghasilan yang konsisten, membina hubungan kerja yang berkelanjutan, dan membuat kamu lebih dapat diandalkan untuk proyek- proyek masa depan. 
  3. Lebih mudah untuk tetap bekerja dengan klien reguler yang kamu miliki daripada terus-menerus mencari klien yang baru. 
Cara membangun dan menjaga hubungan dengan klien

a. Komunikasi
b. Do your best work
c. Express your gratitude

Mengelola Bisnis Dengan Klien

Menentukan harga untuk klien

a. Think about a reasonable daily & hourly rate for your work
b. Lakukan perbandingan harga dengan produk/jasa serupa
c. Value your talent
d. Pikirkan latar geografis
e. Pikirkan industry subset
f. Berdasarkan budget klien
g. Tentukan pilihan penetapan harga per-jam/tetap berdasarkan keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Membuat Quotation dan Penagihan untuk Klien

a. Quotation

1. Quotation ≠ Proposal

Quotation: dokumen dari berapa banyak kamu mengenakan biaya untuk produk atau layanan yang kamu berikan. Dengan quotations ini, kamu memberikan klien detail layanan dan harga yang tercantum dalam hitam di atas putih.

Proposal : dokumen persuasif dan mendalam yang dibagikan kepada klien yang mungkin belum sepenuhnya belum familiar dengan layanan yang kamu berikan. Proposal merinci berbagai tahapan project yang kamu kerjakan dan bagaimana tahapan project bisa relate
dengan tujuan klien

b. Invoice

Invoice adalah dokumen yang digunakan sebagai suatu bukti pembelian yang berisi jumlah pembayaran yang harus dibayar oleh klien. Seringkali juga disebut sebagai nota pembayaran. File invoice yang kamu kirimkan pasti akan didokumentasikan oleh perusahaan yang bekerja sama dengan kamu. Itulah sebabnya format invoice harus resmi dan mencantumkan informasi yang mudah dipahami secara general.

c. Mengejar Pembayaran

1. Buat Perjanjian yang Tegas dan Jelas dengan setiap Klien
2. Buat Sistem Sederhana
3. Jangan sungkan mengirim pengingat
4. Tawarkan metode pembayaran yang fleksibel
5. Pertimbangkan untuk meminta DP/uang setengah jalan
6. Jangan berikan hasil kerja sebelum dibayarkan

d. Mengatur Pemasukan-Pengeluaran

Memiliki detail laporan mengenai pendapatan dan pengeluaran sangatlah penting. Cantumkan jenis proyek serta tanggal pengerjaannya, kemudian tanggal pembayaran serta nominal yang diterima Setelah mencatat pemasukan, maka selanjutnya adalah biaya yang kamu habiskan setiap harinya yang dicatat dalam pengeluaran. Simpan struk belanja, atau struk pembayaran kamu setiap bulan sehingga kamu memiliki rekam jejak kemana uang tersebut kamu habiskan. 

e. Downtime 

Berikut adalah beberapa ide untuk menghasilkan aliran pendapatan pasif saat dowtime:

1. Uangkan situs web yang dimiliki dengan iklan, affiliate links, atau sponsor. 2. Ajarkan kursus online melalui Skillshare, Udemy, ataupun platform lainnya. Kamu juga dapat membuat kursus di situs web kamu dan membebankan biaya untuk itu.

3. Menghasilkan konten yang terjaga keamanannya dan berbayar di situs web kamu, seperti e-book, panduan, atau tutorial mendalam. 

Membangun work-life balance sebagai freelancer 

Menjadi seorang freelancer berarti kamu menjadi bos untuk diri kamu sendiri. Kamu harus bisa mengatur diri kamu untuk bisa menyelesaikan pekerjaan dan proyek yang sudah kamu ambil. Di sisi lain, kamu juga harus bisa mengatur work-life balance. Berikut ini terdapat beberapa cara untuk mengatur diri agar bisa work life balance dan tetap produktif:

1. Identifikasi kebiasaan yang dilakukan ketika bekerja
2. Membuat jadwal untuk kerja dan kehidupan pribadi
3. Jangan takut untuk liburan
4. Mengikuti komunitas dan bersosialisasi