200 Pantun Ucapan Peringatan Hari Guru Terbaik dan Penuh Makna - Selamat Hari Guru

Pantun Ucapan Selamat Peringatan Hari Guru Nasional Terbaik dan Penuh Makna - Pantun Untuk Guru Terbaik dan Penuh Makna, Selamat Hari Guru - Halo sobatsiana, berjumpa kembali denganku dalam edisi berpantun. Pada kesempatan ini saya akan berbagi kembali sebuah pantun dengan tema Guru. Disini sudah saya siapkan beberapa puluh pantun yang sangat seru, bijak dan tentunya akan membuat kalian ber nostalgia lagi dengan beberapa keadaan dimana pada saat kalian menjadi seorang siswa atau pelajar.

Pantun Ucapan Untuk Hari Guru

Pantun Ucapan Untuk Hari Guru

Kita tahu bahwa menjadi seorang guru itu tidak mudah, bahkan seorang guru terkadang menerima perlakukan yang tidak baik dari muridnya. Nah, disini saya mengajak kalian semua untuk terus menghormati guru kalian walaupun kalian saat ini memilikli jabatan yang waah. Karena tanpa guru kita bukanlah orang yang sekarang ini. Gurulah yang banyak mengajarkan arti hidup.

Tentu tidak elok dan tidak terpujinya jika kita meremehkan guru, ya walaupun kepintaran atau kecerdasan kita melebihi seorang guru setidaknya kita tidak berbuat sombong kepada seorang guru yang dulu mendidik kita sejak kecil.

Guru itu hebat, karena dia mampu mendidik orang-orang secara silih berganti dalam satu ruangan. Lihat masa kini di masa pandemi, para siswa belajar dari rumah secara daring bahkan ada yang luring. Melihat kalangan orang tua ada yang bingung dan kesusahan mendidik anaknya di rumah, coba lihat seorang guru yang di sekolah di satu ruangan dengan menghadapi beberapa orang siswa/murid dengan berbagai karakter.

Betapa luarbiasanya sikap guru ini, ketika ada salah satu murid yang ribut masih bisa bersabar dan menasehatinya dengan baik, bahkan jika ada murid yang malas belajar dinasehati dengan baik.


Baca Juga : Kumpulan Poster Ucapan Selamat Hari Guru Nasional 2020


Saya pernah menyaksikan sebauh video dimana seorang ibu yang sedang memarahi dan memukul bokong anaknya karena anaknya ini malas belajar, dan ini terjadi di masa pandemi COVID-19 ini ketika pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara daring.

Jadi dengan peristiwa ini kita menjadi tahu bahwa, mendidik anak itu tidak mudah, lihat seorang guru dengan dirinya satu orang menghadapi beberapa puluh orang dalam satu ruangan, dan jika guru itu marah tentu ada sebabnya, namun terkadang orang tua di rumah ketika mendapai anaknya di marahi gurunya malah orang tua murid ini tidak sadar bahkan menuduh seorang guru yang tidak-tidak, tentu hal ini sangat di sayangkan sekali.

Jika ada orang tua seperti itu dan berani memarahi saya selaku seorang guru tentu saya suruh mendidik anaknya sendiri di rumah biar mereka tahu bagaimana sikap anaknya yang bandel itu.

Nah, tanpa banyak basa-basi lagi mari simak kumpulan pantun untuk Guru terbaik berikut ini!


Pantun untuk Guru Terbaik


Wajahmu manis tersemat di hati

Senyumnya membuat hati senang

Wahai guru yang kami hormati

Jasamu mulia akan selalu kami kenang


Alif ba-ta

Satu dua tiga dan empat

Selalu guru mengajari kita

Ditubi-tubi sampai dapat


Bu Somat beli tomat

Jalannya terburu-buru

Untukmu guru yang terhormat

Semoga engkau sehat selalu


Lima enam tujuh delapan

Rajin belajar cepat untuk maju

Bila dapat maju ke depan

Terima kasih banyak, guruku!


Buah semangka buah duku

Beli di toko Pak Doolu

Kami hormat dan sayang pada guru

Didik kami hingga jadi orang baru


Beli televisi di toko China

Beli kain di toko Sutera

Engkau ajari kami dengan sukacita

Hingga kami meraih cita-cita


Burung Elang sayapnya patah

Ditembak oleh pemburu

Bapak guru yang gagah

Salam hormat kami untukmu


Boneka beruang bulunya putih suci

Dibeli dari Ramayana

Maksud ucapkan dengan rendah hati

Semoga guru selalu dalam lindungan-Nya


Kumpulan Pantun Untuk Guru


Pensil baru penghapus baru

Untuk sambut hari sekolah baru

Bapak guru dan ibu guru

Terima kasih atas semua ilmu


Sejambak bunga dari taman

Untuk guru kuhadiahkan

Pesananmu akan tetap jadi pedoman

Mendorong aku mencapai kejayaan


Australia negeri kangguru

Indonesia alamnya permai

Sungguh mulia jasamu guru

Mendidik kami menjadi pandai


Dari Surabaya ke pasar baru

Kita bertemu di rumah makan

Terimakasih untukmu guru

Budi jasamu tidak akan terlupakan


Bunga mawar bunga melati

Harum wangi di ruang tamu 

Usahamu gigih setiap hari

Mendidik kami tanpa jemu

Contoh Pantun Untuk Guru

Pakai baju warna biru

Pergi ke sekolah pukul satu

Murid sentiasa menghormati guru

Kerana guru pembekal ilmu


Pohon Mangga tegak berdiri

Ditanam ditepi bangunan

Ilmu di dunia terus dicari

Jasamu guru tidak akan terlupakan


Buah apel dimakan kangguru

Mendobrak pintu karena terpaku

Ku tuntut ilmu dari guruku

Untuk meraih cita-citaku


Musim ini musim berburu

Australia dikenal negeri kangguru

Terima kasih bapak dan ibu guru

Kuucapkan Selamat Hari Guru


Buah timun buat lalap

Ditemani sambal terasi

Tolong jangan lelah dan lelap

Didik kami hingga menjadi orang besar nanti


Pantun untuk Guru yang Menyentuh Hati


Hari Minggu cuacanya indah

Berlibur yang tepat di hari Minggu

Bapak guru yang terlihat gagah

Salam hormat kami untukmu

 

Di Indonesia ada Pulau Jawa

Tak lupa juga ada Pulau Sumatera

Guru, ajari kami dengan sukacita

Agar kami mampu meraih cita-cita


Habis mandi pergi ke Mushola

Mushola tempat tuk mengaji

Guru ikhlas ajari kita

Bertubi-tubi sampai kita pandai


Baca Juga Kumpulan Puisi Untuk Guru TerbaikMu


Nahkoda bekerja di hari Minggu

Kapal besar siap berlayar

Pergi sekolah untuk menuntut ilmu

Hormati guru dengan tekun belajar


Monyet berlari mengejar kamu

Berlari menabrak pintu

Kutuntut ilmi dari guruku

Untuk meraih cita-citaku


Pantun Guru

Warna putih bunga melati

Tumbuh di kebun buah

Usahamu disiplin setiap hari

Ajari kami tanpa lelah


Liburan sekolah telah menanti

Berlibur bersama kawan

Ilmu dunia & akhirat harus dicari

Guru, jasamu takkan terlupakan


Pensil baru penghapus baru

Untuk sambut hari sekolah baru

Bapak guru dan Ibu guru

Terima kasih atas semua ilmumu


Burung terbang menggunakan sayap

Terbang tinggi tak ada yang melampaui

Guru, jangan pernah lelah dan lelap

Didik kami hingga menjadi orang besar nanti


Bu Dinda membeli tomat

Beli tomat di Pasar Minggu

Untukmu guru yang terhormat

Semoga engkau sehat selalu


Habis angka satu itu dua

Sebelum angka dua itu satu

Murid harus hormati guru

Sebab guru jembatan ilmu


Buku ini telah rusak

Rusak dirobek kawan

Guru yang baik

Patut dijadikan suri tauladan


Pantun Tentang Guru


Guru adalah orang tua kedua kita setelah ayah dan Ibu. Jadi ketika kita berada di sekolah maka gurulah orang tua kita. Maka dari itu, ketika kalian berada di sekolah dan sedang menjalani proses belajar mengajar di dalam kelas maka hargai dan perhatikan apa yang guru sampaikan. Laksanakan yang sudah menjadi tugasmu selaku seorang murid. Jangan bernai membentak gurumu, jangan sok jagoan. Boleh kita nakal namun sewajarnya saja, ketika dengan guru jangan berani untuk melawannya walaupun badanmun itu lebih besar dan kekar dibanding gurumu.

Karena pendidikan itu tidak memandang besar tubuhnya, tetapi akhlak dan budi pekertinyalah yang menjadikan orang itu berpendidikan dan itu lebih mulia dibanding kamu pintar tetapi akhlakmu buruk.


Pensil baru, penghapus baru

Untuk sambut hari sekolah baru

Bapak guru dan ibu guru

Terima kasih atas semua ilmu


Beli televisi di toko Cina

Beli kain di toko Sutera

Engkau ajari kami dengan sukacita

Hingga kami meraih cita-cita


Bunga mawar bunga melati

Harum wangi di ruang tamu

Usahamu gigih setiap hari

Mendidik kami tanpa jemu


Buah delima buah duku

Beli di toko Pak Tolu

Kami hormat dan sayang guru

Didik kami hingga jadi orang baru


Kaos kaki lubangnya satu

Digigit tikus jadi dua lubang

Kami ucapkan dengan rasa haru

Terima kasih cinta dan kasih sayang


Tas baru sepatu baru

Tuk sambut hari baru

Bapak guru dan ibu guru

Terima kasih atas semua ilmu


Cantik bahasa sigadis desa

Jinak merpati perilakunya

Guru berjasa mendidik bangsa

Hormati taati muliakan dirinya


Jinak merpati perilakunya

Bersulam tekat selendang suri

Hormati taati muliakan dirinya

Barulah berkat ilmu dipelajari


Penat berburu sungai disinggahi

Bawa kelapa penuh sebaldi

Hari guru hari menghargai

Semoga taklupa jasa dan budi


Cucur badak di kedai nenek

Murahnya harga dapat berjimat

Ajar anak akhlak yang baik

Dunia dibangga akhirat selamat


Buat sempadan darinya parit

Guna menghadang orang seludup

Guru teladan kepada murid

Diikut dipandang di dalam hidup


Makcik Siti menenun gebar

Untuk si adik lena berangan

Cikgu mesti banyak bersabar

Tugas mendidik bukannya ringan


Pinjamlah nyiru rumah Pak Alang

Untuk mengisi si buah pala

Jasanya guru bukan kepalang

Mengajar mengenal ilmu segala


Berjalan kaki ke Pekan Sialang

Ingin membeli cincin suasa

Doktor hakim pemimpin terbilang

Bermulanya dari guru biasa


Tasik Aru airnya tenang

Tempat melihat si burung undan

Jasa guru tetap dikenang

Selagi hayat dikandung badan


Baca Juga : Kumpulan Puisi Untuk Guru TerbaikMu


Jiwa derita batin merana

Kenangan silam tiada ceria

Guru pelita penerang buana

Menyuluh kelam dengan cahaya


Tutup gua merpati terharu

Gegar rapat batu di naik

Hidup di dunia mesti berguru

Agar dapat ilmu yang baik


Garu banyak perkara garu

Nanti terluka terasa pedih

Guru banyak perkara guru

Berhati-hati ketika memilih


Halau piru pulang ke sangkar

Mati singa bersengkang sendi

Kalau guru kepalang mengajar

Seperti bunga kembang tak jadi


Hendakku balut daunnya mengkudu

Terkena jari sedu teresak

Tidak ku tuntut ilmunya guru

Kalau diri setengah masak


Ibu melalut lagu gurindam

Kenangan hiba rawan terharu

Ilmu dituntut baru semalam

Jangan dicoba melawan guru


Kalau bertemu janganlah lama

Rasa terharu bertemu lagi

Kalau ilmu kudapat sama

Usaha guru kusanjung tinggi


Pekan Rabu belumkan sampai

Nangka cempedak dibawanya bekal

Pesan guru jangan diabai

Jika hendak ilmunya kekal


Rusa diburu ada sebelas

Tutup jerat menghadang titi

Jasa guru tak minta dibalas

Cukup setakat mengenang bakti


Satu dua tiga empat

Lima enam tujuh delapan

Ditubi-tubi sampai dapat

Bila dapat maju ke depan

...

Lima enam tujuh delapan

Rajin belajar cepat maju

Bila dapat maju ke depan

Terima kasih banyak, Cikgu!

...

Betik masak lebat di pangkal

Penuh kapal bawa belayar

Baik budi panjang akal

Hormat guru tekun belajar

...

Manis rasanya buah delima

Masak sebiji di celah daun

Budi guru saya terima

Jadi kenangan bertahun-tahun

...

Pohon palma tegak berdiri

Ditanam mari tepi bangunan

Ilmu di dunia terus dicari

Jasa guru dilupa jangan

...

Waktu malam mencincang halia

Masak cencaru berserai wangi

Muris silam patuh setia

Hormat guru serta disayangi

...

Pergi memburu ke hutan lama

Dapat rusa di waktu pagi

Kalau ilmu ku dapat sama

Usaha guru ku sanjung tinggi

...

Pakai baju warna biru

Pergi ke sekolah pukul satu

Murid sentiasa hormatkan guru

Kerana guru pembekal ilmu

...

Orang haji dari Jeddah

Buah kurma berlambak-lambak

Pekerjaan guru bukanlah mudah

Bagai kerja menolak ombak

...

Australia negeri kangguru

Indonesia alamnya permai

Sungguh mulia jasamu guru

Mendidik kami menjadi pandai


Kotabaru penuh pesona

Martapura si kota intan

Guru-guru yang bijaksana

Patut ditiru jadikan teladan

...

Dari Bekasi ke pasar baru

Kita bertemu di rumah makan

Terimakasih untukmu guru

Budi jasamu tak terlupakan. 

 ...

Bunga cengkeh, bunga matahari,

Harum wangi di ruang tamu;

Usahamu gigih setiap hari,

Mendidik kami tanpa jemu.

...

Laungan azan jauh kedengaran,

Hati tenang mengucap syukur;

Penuh sabar memberikan ajaran,

Kesalahan kami sentiasa ditegur.

...

Jarum emas di dalam peti,

Dibawa pergi sambil berlari;

Nasihat diberikan tidak berhenti,

Supaya kami membaki diri.

...

Wajahmu manis tersemat di hati,

Setiap masa bersuara tenang;

Wahai guru yang kami hormati.

Jasamu mulia tetap dikenang.

...

Sejambak bunga dari taman,

Untuk guru kuhadiahkan;

Pesananmu tetap jadi pedoman,

Mendorong aku mencapai kejayaan.


Parang pendek untuk pembelah,

Batu kuno jadi prasasti.

Semenjak masuk ke sekolah,

Selalu mendidik sepenuh hati.


Meja kayu bentuknya bundar,

Belati tajam karena diasah.

Bertahun-tahun kami belajar,

Sebentar lagi kita kan berpisah.


Tidur malam pakai kelambu,

Rambut panjang cepat dicukur.

Maafkan kami murid-muridmu,

Yang selalu nakal susah diatur.


Sangat besar badan lembu,

Pohon apa isinya sagu.

Kami semua mencintai Ibu,

Betapa besar jasa-jasamu.


Bunga mekar pada pangkal,

Beli onta seribu riyal.

Meski kami membuat kesal,

Sebenarnya hati sangat menyesal.


Semilir jauh sang bayu,

Aroma wangi dari gaharu.

Setiap pagi ada rindu,

Ingin bertemu Ibu Guru.


Baju mahal baju batik,

Pakai baju warna biru.

Ibu guru sangat baik,

Hati ini sampai terharu.


Sungguh cantik kulit rusa,

Manis-manis rasa gula.

Ibu guru banyak jasa,

Sampai kapanpun tak terlupa.


Ken Arok dengan Ken Dedes,

Penguasa Singosari.

Kalau kami sudah sukses,

Tentu kami banyak memberi.


Tulis surat pakai pensil,

Mentari pagi sungguh hangat.

Doakan kami agar berhasil,

Hidup sukses banyak manfaat.


Jalan-jalan ke kota Banjar,

Lihat rumah banyak pagar.

Kalau Ibu yang mengajar,

Pikiran kami jadi segar.


Burung indah burung gelatik,

Warna indah lurik-lurik.

Ibu guru sangat cantik,

Mengajarnyapun amat menarik.


Batu besar ada sebongkah,

Sangat besar bagaikan gajah.

Kalau Ibu cantik menikah,

Banyak hati yang pasti patah.


Pergi ke kota besok lusa,

Bawa kancil bawa kura-kura.

Walau pelajarannya tidak bisa,

Tapi semangat selalu membara.


Baju biru baju batik,

Kue pedas keripik kentang.

Wahai ibu guru yang cantik,

Selamat pagi selamat datang.


Ada susahnya makan salak,

Tak bisa dibawa ke tepi pantai.

Ada susahnya punya guru galak,

Kalau belajar tak bisa santai.


Ada susahnya buah salak,

Ujung tajam kuda berderap.

Ada susahnya punya guru galak,

Sekali tertawa langsung disetrap.


Kalau mau buah salak,

Lewati jalan yang berlumut.

Ada enaknya punya guru galak,

Kelas tenang tidak ribut.


Ikan emas dalam kolam,

Banyak berenang terlihat seru.

Dari hati yang paling dalam,

Kami ucapkan selamat hari guru.


Langit cerah warna biru,

Sungai mengalir dari hulu.

Hari ini hari Guru,

Moga engkau sehat selalu.


Ada enaknya buah salak,

Badan sehat darah lancar.

Ada enaknya punya guru galak,

Semua jadi rajin belajar.


Lihat itu hewan kangguru,

Lompat tinggi sampai terbalik.

Kalau nanti jadi guru,

Aku jadi guru yang baik.


Jangan suka memalak,

Nanti kamu jadi gembel.

Apa enaknya guru galak,

Hati senang jadi sebel.


Baca Juga Kumpulan Puisi Untuk Guru TerbaikMu


Akhir Kata

Nah itulah kumpulan pantun untuk guru terbaik dan penuh makna yang dapat saya sajikan. Semoga dengan adanya koleksi pantun ini dapat menjadikan kita menjadi hormat dan menyayangi guru kita. Baik disaat kita berjumpa di jalan atau di suatu tempat. Semoga guru-guru kita selalu dalam keadaan sehat wal afita, di murahkan rezekinya dan di berbahkan hidupnya. Semoga kita kelak terus hormat dan tawaddu kepada guru kita walaupun kita nantinya menjadi seorang pejabat negara baik itu Presiden, Perdana Menteri, DPR, Dokter, Profesor dan juga seorang Militer.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close