Arti Intervensi : Pengertian, Jenis, Contoh dan Tujuannya

Arti Intervensi : Pengertian, Jenis, contoh, studi kasus dan Tujuannya - Halo sobatsiana, diantara kalian pasti ada yang pernah dengan dengan istilah kata Intervensi, ya walaupun mungkin juga diantara kalian masih banyak yang belum mengerti pengertian intervensi dan hal-hal yang berkaitan dengan intervensi tersebut.

Arti Intervensi

Arti Intervensi

Jadi, menurut Kamus Besar Bahasa Indoneia (KBBI), bahwa Intervensi adalah campur tangan dalam suatu perselisihan antara dua pihak (orang, golongan, negara dan sebagainya). Intervensi ini kerap dianggap memiliki tujuan untuk mewujudkan tujuan tertentu terhadap pihak yang di intervensi (berselisih tersebut).

Bahkan Intervensi ini juga sering digunakan dalam berbagai bidang, seperti psikologi, pendidikan, kesehatan, politik, pemerintahan, keperawatan, dan lainnya. Jadi, Intervensi yang memiliki arti yaitu ikut campur atau turun tangan, bukan berarti selalu ikut campur untuk hal yang negatif ya tetapi juga bisa untuk hal kebaikan.

Ya, meskipun ada beberapa pihak atau oknum yang melakukan intervensi untuk hal-hal yang negatif. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas intervensi lebih detail lagi.

Apa Itu Intervensi?

Jadi Istilah “Intervensi” ini sering digunakan oleh beberapa pihak yang ingin turun tangan atau ikut campur ke pihak lain yang mana mereka ini sedang memiliki permasalahan.

Namun pada dasarnya, intervensi ini memiliki tujuan yang bias, karena bisa di pergunakan untuk kebaikan dan juga bisa di pergunakan untuk hal negatif. Namun intervensi ini sebenarnya bertujuan untuk membantu pihak yang sedang terkena masalah dan bisa juga meraih keuntungan terhadap pihak yang sedang terkena masalah tersebut.

Pengertian Intervensi

Nah, bagi kalian yang saat ini masih belum familiar atau asing dengan kata “Intervensi”, maka tidak ada salahnya untuk tahu arti dari intervensi yang sesungguhnya. Karena Intervensi sendiri memiliki arti ikut campur tangan dalam suatu perselisihan antara dua pihak (orang, golongan, negara dan sebagainya) dengan tujuan untuk mewujudkan tujuan tertentu terhadap pihak yang di intervensi.

Dari obeservasi di lapangan ternyata masih banyak orang yang menganggap bahwa intervensi ini adalah ikut campur yang berlebihan. Pada dasarnya, justru intervensi ini sering dilakukan untuk membantu pihak yang sedang mengalami permasalahan yang sulit untuk di pecahkan dalam kedua pihak.

Baca Juga : Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli

Bahkan Intervensi ini merupakan suatu tindakan untuk bisa melaksanakan rencana pengasuhan dengan cara memberi sebuah layanan kepada anak dalam keluarga tertentu atau dalam lingkungan lembaga kesejahteraan sosial. Jadi, berdasarkan pengertian dari intervensi ini adalah suatu tindakan spesifik yang dilakukan oleh pekerja sosial sesuai dengan adanya sistem atau proses yang manusia untuk mewujudkan suatu perubahan yang baik.

Melihat keadaan di lapangan kecenderungan untuk menjalankan intervensi ini adalah sebagai salah satu instrumen politik luar negeri, bahkan ini akan terus meningkat atau juga karena di latar belakangnya ini bisa menjadi semakin kompleks lagi.

Biasanya negara yang berkuasa atau negara yang memiliki kemampuan berpolitik, militer dan ekonomi yang kuat pastinya akan sama-sama giat dalam mencampuri urusan negara lain, inilah salah satu bentuk dari intervensi.

Jenis-jenis Intervensi

Nah, setelah kalian ini mengetahui pengertian intervensi, maka sekarang kita akan sama-sama mengulas tentang jenis-jenis dari intervensi tersebut.

Jika dilihat dalam pengelompokan intervensi ini maka dapat dibagikan menjadi dua jenis, yaitu intervensi berdasarkan jangkauannya dan intervensi berdasarkan dampaknya. Nah, sesuai dari penjelasan dari arti kata intervensi yang sudah kalian baca diatas, maka berikut dibawah ini adalah beberapa jenis dari intervensi.

1. Intervensi Berdasarkan Jangkauannya

Adapun untuk pengelompokan dari jenis intervensi yang pertama ini adalah intervensi berdasarkan jangkauannya. Berikut adalah beberapa jenis dari intervensi berdasarkan jangkauannya:

a) Intervensi Internal

Adanya tindakan campur tangan yang biasa dilakukan oleh suatu negara untuk memberi bantuan terhadap kelompok tertentu dalam hal pemberontakan terhadap pemerintahan.

b) Intervensi Eksternal

Adanya tindakan campur tangan yang dilakukan oleh suatu negara terhadap dua negara yang sedang konflik atau berperang, intervensi ini bertujuan untuk mendamaikan kedua belah pihak.

c) Intervensi Reprisal

Adanya tindakan campur tangan suatu negara yang bertujuan untuk membalas suatu kerugian yang dialami oleh negara lain dengan menimbulkan kerugian kembali

2. Intervensi Berdasarkan Dampaknya

Nah, berikutnya ada pengelompokan jenis intervensi, hal ini dibagi berdasarkan dampak adanya intervensi tersebut. Jadi, dampak dari adanya intervensi tersebut tentu saja adalah dampak yang positif dan juga dampak negatif. Maka berikut adalah pembahasannya dari dampak tersebut.

a) Dampak Positif

Yang pertama adalah dampak positif dari intervensi adalah adanya keadilan yang ditegakkan. Jadi, dalam hal ini ada ikut campurnya negara asing untuk menegakkan keadilan. Seperti halnya PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) adalah salah satu organisasi dunia yang mana sering melakukan intervensi yang memiliki dampak positif bagi suatu negara.

b) Dampak Negatif

Adapun untuk dampak negatifnya yaitu adanya campur tangan dari suatu negara yang memiliki tujuan untuk mendapatkan suatu keuntungan dari negara lain. Jadi, Intervensi negatif ini biasanya dimanfaatkan oleh negara maju terhadap negara-negara yang masih berkembang. Nah, Intervensi ini biasanya justru dapat memicu adanya keributan dengan negara yang diintervensi.

Tujuan Intervensi Sosial

Nah, tujuan utama dari adanya intervensi sosial ini tentu saja adalah guna untuk memperbaiki fungsi sosial dari suatu kelompok atau sasaran adanya perubahan sosial tersebut.

Jadi, saat fungsi sosial pada seseorang bisa berjalan sesuai jalur dengan baik, maka bisa diasumsikan jika kondisi seseorang itu hidupnya sejahtera akan semakin mudah untuk dicapai.Nah, kondisi sejahtera ini bisa terwujud dimana ketika jarak antara harapan dan keadaan kenyataan tidak terlalu lebar.

Jadi, dengan adanya intervensi sosial ini maka hambatan sosial yang sebelumnya bisa dihadapi oleh suatu kelompok sesuai dengan sasaran dan bisa diatasi. Jadi, dengan kata lain, intervensi sosial adalah suatu upaya untuk memperkecil jarak antara harapan pada lingkungan dengan kondisi kenyataan dari para klien.

Contoh Tindakan Intervensi

Nah, agar kalian bisa lebih faham dan mudah untuk memahami mengenai pengertian intervensi, maka akan kami berikan contoh stuid kasus atau tindakan dari intervensi itu sendiri.

Biasanya dalam kasus tertentu, suatu negara memiliki kemampuan untuk melakukan sebuah  tindakan yang sah secara hukum dan juga dibenarkan menurut hukum internasional. Maka perbuatan dari intervensi tersebut adalah seperti yang sudah kami tuliskan di bawah ini.

Intervensi Kolektif (Dimana ini sesuai dengan piagam yang ada pada Perserikatan Bangsa-bangsa).

Jadi dengan adanya Intervensi guna melindungi hak dan kepentingan serta keselamatan jiwa dari warga negara luar yang menjadi dasar dari pemerintah Amerika Serikat yang mana membenarkan adanya suatu tindakan dalam bentuk dikirimnya beberapa tentara multinasional ke Pulau Grenada pada bulan Oktober di tahun 1983 silam.

Jadi Pertahanan diri saat intervensi ini bisa dilakukan guna untuk dapat menghilangkan serangan berbahaya dari agresi kelompok bersenjata yang terlihat jelas. Salah satunya pada urusan protektorat yang ada di bawah kekuasaannya.

Adapun apabila di suatu negara menjadi subjek intervensi dan disahkan untuk melakukan suatu pelanggaran hukum berat kepada hukum internasional yang juga masih berhubungan dengan negara yang melakukan intervensi tersebut. Contohnya seperti ini, negara pelaku intervensi sendiri ternyata juga sudah mengalami intervensi melawan hukum.

Nah, berikut asa beberapa contoh sebuah tindakan dari intervensi, seperti halnya yang sudah saya tuliskan di bawah ini:

  • Adanya hak untuk bisa mengirimkan prajurit dari suatu negara ke negara lain yang sedang adanya konflik atau sedang bertikai, yang jelas bukan menjadi urusan dari negara tersebut untuk ikut campur dalam masalah kedua belah pihak atau kubu yang sedang bertikai di negara tersebut.
  • Adanya hak untuk melakukan tindakan embargo pada suatu negara yang nantinya akan dimusuhi oleh suatu lembaga hukum internasional atau bahkan malah akan dimusuhi oleh negara lainnya.
  • Adanya hak untuk bisa melakukan peperangan dengan cara melakukan blokade pada negara lainnya yang terjadi konflik. Ya walaupun negara yang melakukan blokade tersebut sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan negara yang sedang bertikai tersebut.

Baca Juga: Pengertian Reklame Menurut Para Ahli

Akhir Kata

Nah, itulah ulasan tentang Arti Intervensi : Pengertian, Jenis dan Tujuannya yang dapat kami sajikan. Semoga dengan adanya ulasan ini dapat memberi pencerahan bagi sobat semua. Terimakasih sudah membaca artikel ini. Janganlupa baca juga ulasan artikel yang mengulas tentang pengertian dari istilah yang lainnya. Sampai jumpa lagi pada ulasan artikel yang lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close