Ruang Lingkup MSDM Menurut Prof Dr Sedarmayanti

Adapaun ruang lingkup MSDM ada dua, yaitu Fungsi Manajerial MSDM dan Fungsi Operasional MSDM.


a. Perencanaan
Setiap manajer harus menyadari pentingnya perencanaan, manajer perlu mencurahkan perhatian untuk fungsi perencanaan

b. Pengorganisasin
Setelah rangkaian tindakan yang akan dilakukan ditetapkan, maka akan ditetapkan organisasi beserta pegawai untuk melaksanakannya. Organisasi adalah alat untuk mencapai tujuan. SDM membentuk organisasi dalam merancang struktur hubungan antar jabatan, kepegawaian, dan faktor fisik.

c. Penggerakan
Apabila sebuah perusahaan sudah mempunyai perencanaan lengkap dengan orang-orangnya untuk melaksanakan suatu rencana kegiatan, fungsi penggerakan penting karena sebagai langkah awal untuk menggerakan, mengarahkan, memotivasi, mengusahakan tenaga kerja bekerja rela, efektif, dan efesien.

d. Pengawasan
Fungsi pengawasan adalah untuk mengadakan pengamatan dan pemeriksanaan atas pelaksanaan dan pembandingan dengan rencana. Bila terjadi penyimpangan, diambil tindakan koreksi/penyusunan kembali rencana untuk penyesuaian yang diperlukan atas penyimpangan yang tidak dapat dihindari.


Fungsi operasional MSDM meliputi pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintergrasian, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja. Pengadaan kegiatan SDM memperoleh SDM tepat dari kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Pengadaan SDM menjadi lingkup pekerjaan/tanggung jawab divisi SDM.

a. Pengembangan SDM
PengembanganSDM sangat penting karena perkembangan pusat ilmu pengetahuan dan teknologi. Latihan: proses pendidikan jangka pendek, dimana SDM mempelajari tentang operasional secara teknis dan sistematis, serta dimana SDM belajar teori dan konsep secara sistematis.

b. Pemberian Kompensasi/Balas jasa
Fungsi pemberian kompenasi baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam bentuk material dan non material yang adil dan layak kepada pegawai/kontribusi mereka dalam pencapaian tujuan perusahaan.

c. Pengintegrasian pegawai
Hal ini sangat penting bagi perusahaan untuk diperhatikan. Agar SDM yang ada nyaman beklerja dan semnagat bekerja meningkat ataupun agar stabil maka selayaknya perusahaan memperhatikan mengenai keluhan, tuntutan, tindakan disiplin, unjuk rasa, pemogokan, sabotase dan lainnya yang bisa saja dilakukan oleh SDM perusahaan.

d. Pemeliharaan Pegawai
Pemeliharaan pegawai yaitu menyangkut kondisi fisik SDM yaitu dengan cara pengadaan ataupun pengontrolan K3 (Kesehatan, Keselamatan Kerja) serta program pelayanan dan jaminan sosial tenaga kerja.

e. Pemutusan hubungan kerja
Hal ini juga menjadi tanggung jawab perusahaan baik soal pemutusdan hubungan kerja atau pemecatan dan pemensiunan perlu diperhatikan. Dalam hal ini perlu diperhatikan upah ataupun pesangon yang harus diberikan kepada karyawan yangf dipensiunkan atau dipecat. Jangan sampai hal ini nantinya menimbulkan konfil.

f. Peran MSDM dalam mencapai tujuan perusahaan
Perusahaan berkepentingan memperoleh SDM terampil, dapat bekerja efektif dan efesien sehingga manajer SDM harus dapat menyediakan dan mempertahankan pegawai berkualitas untuk mencapai tujuan.

Menurut: Prof. Dr. Hj. Sedarmayanti, M.PD., APU, (2018:7-8).

Daftar Pustaka: Sedarmayanti. Perencanaan dan Pengembangan SDM Untuk Meningkatkan Kompetensi, Kinerja dan Produktivitas Kerja. Cetakan kedua, PT. Refika Aditama, Bandung, 2018.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel