Adsense Right Sidebar

7 Hal yang Dapat Membantu Anda Bangkit dari Kegagalan

Tips Bangkit dari Kegagalan. Sabtu kemarin, saya hadir pada acara Reuni Sekolah, di waktu itu saya-pun bertemu dengan sahabat lama saat sekolah masa itu, teman akrab saya dulu, setelah saya perhatikan, saya lihat muka teman saya dia terlihat kurang bahagia, setelah saya ajak berdiskusi, dia bercerita bahwa dirinya pada saat ini sedang mengalami beberapa kegagalan yang terjadi dalam hidupnya, yang pertama dia gagal membina hubungan asmara, yang kedua dia dia Gagal memperoleh pekerjaan di perusahaan yang dia inginkan.

Cara Bangkit dari Kegagalan

Nah, dari perbincangan yang cukup mendalam itu, kita semua pasti akan menyambut akan datangnya sukses dengan tangan terbuka. sebaliknya, namun sebaliknya banyak orang sudah berusaha agar tidak mengalami kegagalan dan enyataannya, sukses dan juga gagal merupakan "satu paket" yang sulit untuk bisa dipisahkan. Lalu, mengapa kita harus takut pada kegagalan yang akan terjadi sewaktu-waktu ? padahal yang perlu kita ketahui dan kita persiapkan adalah apa yang harus kita lakukan ketika kegagalan itu datang.

Cara Bangkit dari Kegagalan


Jika kini kita sadar bahwa kegagalan itu adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan dan kegagalan adalah guru yang terbaik, tentunya dalam hal ini kita jangan terlalu takut ketika kegagalan itu datang. Anggap saja kegagalan adalah suatu pekerjaan yang harus di tuntaskan.

Sebagai manusia terkadang memiliki perasaan dan emosi yang berlebihan pada saat mengalami kegalalan, nisa marah-marah, mencaci-maki, melampiaskan emosional kepada orang lain dan lain sebagainya. Pada dasarnya disaat kita melakukan kesalahan ataupun melakukan suatu hal dan kegagalan itu terjadi, tentunya hal ini sangat mengecewakan dan memalukan diri kita, diri menjadi kesal, sedih, dan juga bingung. 

Tidak jarang, kita malah marah terhadap diri sendiri. Jika kita memang merasakan hal demikian, ya' kita berhak meluapkan kesedihan yang kita alami sejenak dengan menangis, menceritakan kekesalan ataupun kesedihan yang kita alami kepada keluarga kita, sahabat yang telah kita percayai.

Mungkin kita bisa juga berteriak dengan keras di suatu tempat yang sunyi sambil berekspresi dengan kekesalan kita. Jadi untuk sekarang kalian sudah tahu bahwa kegagalan itu bukanlah hal yang perlu ditakutkan apalagi di sembunyikan dari orang lain.

Dengan adanya kegagalan sebenarnya hal ini banyak mengadung pelajaran yang positif yang bisa kita petik dari kegagalan tersebut. Selanjutnya, yang perlu kita ketahui dan di lakukan adalah langkah-langkah apa yang harus kita ambil, jika kita sudah mengalami kegagalan.

Berikut ini, adalah 7 Hal yang harus dilakukan dari Kegagalan :

1. Kesadaran

Langkah yang pertama yang harus kita lakukan adalah sadar dan menyadari bahwa kita ini sedang mengalami kegagalan. Tanpa kesadaran ini, kita akan sulit dan tidak bisa berlanjut ke langkah perbaikan yang berikutnya. Biasanya, terdapat tanda-tanda yang turut menyertai akan datangnya kegagalan ini, antara lain, seperti hasil penilaian kinerja yang buruk, timbulnya masalah dalam komunikasi antardepartemen, modal atau arus kas yang terhambat, menurunnya laba atau keuntungan, ataupun berkurangnya pada pelanggan secara drastis dan terjadi pada kurun waktu tertentu.

2. Evaluasi

Setelah kita sadar dan menyadari bahwa kita telah mengalami kegagalan, langkah yang kedua, selanjutnya adalah kita bisa mengevaluasi kesalahan apa yang sudah kita perbuat. Evaluasi ini bisa dilakukan dengan cara mengurut kembali langkah-langkah yang sudah kita lakukan sebelumnya, lalu menganalisa kembali dari kegagalan yang telah terjadi.

Kegagalan ini juga bisa saja terjadi karena faktor internal: karena kurangnya keterampilan dan pengetahuan, fasilitas yang minim dan dukungan yang terbatas, sikap yang selalu negatif, kurangnya komitmen, ataupun kurangnya dalam persiapan. Kesalahan ini bisa juga datang dari luar atau eksternal faktor: seperti kondisi perekonomian yang mulai memburuk (krisis global), adanya peraturan dan perundang-undangan baru yang tidak mendukung bisnis kita, atau adanya teknologi baru yang belum kita manfaatkan dengan baik.

3. Koreksi dan perubahan

Hasil evaluasi ini kemudian perlu kita olah lagi agar bisa kita pergunakan untuk mempelajari dan menentukan sebuah tindakan, koreksi kembali apa yang harus dilakukan dan perubahan apa yang perlu kita ciptakan untuk membantu kita bisa bangkit dari kegagalan ini.

4. Konsolidasi

Setelah langkah yang ketiga kita lakukan maka perlu tindakan koreksi dan perubahan kita susun kembali, dan tahap selanjutnya adalah melakukan konsolidasi. Konsolidasi ini bisa kita lakukan melalui jalur internal atau dalam maupun ke luar eksternal, baik itu dengan berbagai pihak, antara lain: bisa dari atasan, bawahan, rekan sekerja, pelanggan, supplier, bahkan juga keluarga dan teman. Konsolidasi ini tentunya sangat diperlukan untuk menggalang dukungan baik itu dari segin pikiran dan juga dana, mengumpulkan sumber daya yang diperlukan kedepannya, serta menyusun strategi sukses.

5. Perencanaan

Setelah konsolidasi Anda lakukan, selanjutnya adalah melakukan perencanaan yang lebih matang, hendaknya ini bisa Anda siapkan. Dalam menyusun sebuah perencanaan, jangan lupa Anda lakukan beberapa hal salah satunya yaitu untuk mengantisipasi kendala, kesalahan, dan kegagalan yang mungkin nantinya bisa terjadi lagi, atau bahkan yang harus Anda ciptakan adalah suatu batu loncatan guna meraih sebuah kesuksesan (seperti halnya sang keledai yang menggunakan tanah kemudian ia lemparkan ke pundaknya agar bisa melangkah maju dan keluar dari mulut sumur tersebut).

6. Aksi

Setelah Anda selesai dalam tahap perencanaan yang telah Anda susun, maka tahap selanjutnya yaitu Anda harus segera mengimplementasikannya. Karena perencanaan tanpa pelaksanaan tak akan ada nilai tambahnya. Jadi, setelah semuanya Anda susun dengan baik, maka langkah selanjutnya adalah Anda harus melaksanakannya, yaitu melakukan sebuah aksi baru.

7. Berdo'a (mintalah pertolongan Allah SWT)

Setelah Anda melakukan ke-6 hal diatas maka janganlah lupa pada yang Maha Mmeberi Pertolongan, memberi rezeki dan juga memberi kemudahan dan kesuksesan. Setelah itu barulah Anda bisa memetik hasilnya. Ayo bergerak stelah pernah mengalami kegagalan. Karena kegagalan hanyalah sebuah batu kecil yang bisa di atasi kalau kita mau bangkit dan berjuang melangkah maju.

Bisa kita ambil contoh dari tokoh-tokoh dunia yang dulunya juga pernah Gagal sebelum mereka sukses :

Ada beberapa tokoh dunia yang bangkit dari kegagalan, seperti :
  1. Soichiro Honda, 
  2. Thomas Edison, 
  3. Rupert Murdock, 
  4. Albert Einstein 
Mereka adalah orang-orang yang meraih suatu kesuksesan di bidangnya masing-masing yang mana mereka juga mengalami berbagai kegagalan. Jadi, sudah terbukti, mereka sudah membuktikan bahwa kegagalan itu berada dalam satu paket dengan kesuksesan. 

Mereka juga banyak memperoleh berbagai manfaat dari serangkaian kegagalan yang mereka alami saat itu. Jadi, jika kegagalan itu datang, kita tidak perlu patah semangat ya!, pastikan bahwa kita ini memetik manfaat dari kegagalan serta menggunakannya sebagai batu loncatan untuk bisa meraih kesuksesan.

Baca Juga : Profil Ciputra Bapak Real Estate Indonesia

Penutup

Hingga kini banyak orang bijak yang menjadikan kegagalan ini sebagai motivasi terkuat untuk mencapai kesuksesan. Saat mereka mendapatkan kegagalan, mereka tidak diam dan hanya berpangku tangan, melainkan mereka juga menyesali diri namun yang lebih baik lagi adalah bangkit untuk terus berusaha memperbaiki usaha tersebut hingga bisa mencapai sebuah hasil yang diinginkan.

Untuk itu Bagaimana dengan Anda...? kegagalan apa saja yang sudah Anda alami..?

Kehebatan kita ini bukan hanya karena tidak pernah jatuh, melainkan kita mampu bangkit kembali setiap kali kita jatuh "Oliver Goldsmith

"Saya berpikir dan terus berpikir, selam berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Ternayata 99 kali kesimpulannya masih salah. Akantetapi tetapi pada kesempatan yang ke 100, saya betul" Albert Einstein

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel