Widget HTML Atas

100 Pantun Gombalan Paling Lucu, Romantis dan Bikin Klepek-klepek Pasangan

Mediasiana.com - Pantun Gombalan Lucu dan Romantis serta bikin Baper akan saya sajikan secara gratis pada kesempatan kali ini. Pantun Gombal Lucu dan Romantis ini sangat cocok untuk kalian yang lagi PDK dengan gebetan. Apalagi pantun Gombal rayuan Maut ini akan membuat gebetan Anda makin klepek-kelepek. Pantun Gombal Lucu Buat Pacar ini saya buat spesial buat kalian yang lagi PDKT. Namun Pantun Romantis ini cocok juga buat kalian yang sudah jadi pasangan kekasih.

Kumpulan Pantun Gombal Rayuan maut ini akan bikin Baper pasanganmu, dan akan saya rangkum dengan jumlah yang cukup banyak, yaitu ada 100 Pantun Gombal rayuan Maut yang akan saya sajikan dalam kesempatan ini. Jadi buat kalian yang sudah penasaran dan tidak sabar untuk membacanya silahkan simak ulasannya berikut ini..!


Pantun Gombalan bikin Baper


Pantun Gombalan Maut Lucu dan Romantis


1

Baju batik warnanya biru
Masuk lemari untuk disimpan
Ada si cantik duduk di bangku
Menunggu aku yang paling tampan


2

Menjaga kedai semenjak siang
Untung dipakai membeli kain
Bicara pandai berkata sayang
Tapi jalannya dengan yang lain


3

Ada banyak nasi di piring
Nasi berbumbu lauknya tahu
Kalau sedang cari pendamping
Bolehkah aku mendekatimu


4

Hati-hati memegang pedang
Bisa sakit tergores tangan
Jangan marah manisku sayang
Gadis itu hanyalah teman


5

Ada cumi ada gurita
Ubur-ubur dan lumba-lumba
Untuk dirimu yang istimewa
Badai topan pun kuhajar juga


6

Kalau ada punya kuali
Ayolah kita menggoreng pisang
Kalau abang bermain api
Tunggu saja piring melayang


7

Ke minimarket membeli samyang
Beli pakai dus jadinya berat
Dia memang mata keranjang
Asal mulus pasti disikat


8

Cinderella dan ibu peri
Jam duabelas berlari panik
Kukira dia masih sendiri
Ternyata sudah punya pemilik


9

Membuat umpan di atas batu
Pancing ditunggu di dekat sawah
Pria tampan beribu-ribu
Tetap kamu yang paling gagah


10

Hari gerimis turunlah air
Kata yang salah mari diralat
Mulut manis bak gula pasir
Kelakuannya buaya darat


11

Bangun pagi menyikat gigi
Gigi disikat supaya bersih
Umbar janji kepalang tinggi
Seribu alasan waktu ditagih


12

Ada si bolot bikin adonan
Dibantu-bantu bikin isian
Banyak bacot waktu chattingan
Seperti siput pas ketemuan


13

Jangan cuma memberi ikan
Kalaulah bisa beri pancingan
Jangan cuma ngajakin jalan
Kalau berani ayo halalkan


14

Tajam giginya si ikan hiu
Bisa memangsa ketika lapar
Coba tanya ke bapak ibu
Kapan aku bisa melamar


15

Hati-hati pergi ke pasar
Jangan sampai dicopet preman
Hati-hati kenalkan pacar
Jangan sampai ditikung teman


16

Merah mawar putih melati
Kumbang yang hinggap ditiup angin
Waktu susah mesra sekali
Sudah senang gandeng yang lain


17

Bubur di cawan rasanya kurang
Bisa ditambah ambil di wajan
Aku mundur bukan tak sayang
Tapi sadar cuma cadangan


18

Burung-burung kerjanya terbang
Hinggap di ranting berkawan-kawan
Sungguh beruntung saya sekarang
Lagi ditaksir tuan rupawan


19

Mau berkebun membuka lahan
Petik hasilnya banyak buahnya
Jodoh rezeki di tangan Tuhan
Adik terima apa adanya


20

Jalan ke timur mencari sagu
Dibuat tepung cuma separuh
Jangan kau kira aku tak tahu
Di belakangku kau berselingkuh


21

Bunga di taman banyak dilirik
Waktu dilihat membuat nyaman
Lembut nian perangai adik
Membuat hati jadi tertawan


22

Menyeberang pulau naiki sampan
Pegangan erat supaya aman
Sudah tampan lagi beriman
Wanita mana yang tak berkenan


23

Terlalu dingin ini cuaca
Pasang selimut sampai ke kaki
Kalaulah angin bisa bicara
Pastilah sampai rinduku ini


24

Tidak usah memotong bambu
Kalau masih tak punya parang
Tidak usah kau bilang rindu
Kalau masih tak mampu pulang

Pantun Romantis dan Lucu


25

Rebus sayuran sampai mendidih
Cepat sajikan sebelum dingin
Semula teman jadi kekasih
Semoga lekas jadi pengantin


26

Sudah benar membaca peta
Luas dunia bisa diduga
Susah memang si budak cinta
Serasa dunia milik berdua


27

Pergi ke hutan dirikan tenda
Membuat api kayu dibakar
Letakkan mantan pada tempatnya
Cari yang baru yang lebih pintar


28

Setiap hari mengasah bakat
Bakat warisan turun temurun
Kalau hati sudah terikat
Pisah sehari rasa setahun


29

Menulis surat di atas meja
Kirim ke barat pakai sepeda
Cuma melihat hidungnya saja
Sudah membuat berbunga-bunga


30

Di siang terik menonton lomba
Main beradu berebut bola
Sungguh asyik duduk berdua
Merayu-rayu sambil bercanda


31

Main akustik di panggung tengah
Terlalu asyik tak ingat waktu
Nona cantik berbaju merah
Maukah kamu jadi pacarku


32

Di hari libur ke kolam renang
Kolamnya jernih airnya biru
Makan tak kenyang tidur tak tenang
Ternyata ini namanya rindu


33

Naik delman ke pasar pagi
Niatnya pergi membeli bawang
Hari lebaran sebentar lagi
Kapankah abang mau meminang


34

Bunga asoka kembang sepatu
Bunga teratai di air tenang
Putus saja dengan pacarmu
Ada aku yang lebih sayang


35

Pergi berteman ke luar kota
Tetap di rumah yang paling nyaman
Banyak yang tampan datang meminta
Tetap kamu paling menawan


36

Ada kentang ada semangka
Diangkut pergi memakai kapal
Saya datang membawa cinta
Jangan ditolak nanti menyesal


37

Di atas meja banyaklah ketan
Dibagi-bagi bersama talas
Untuk apa mengingat mantan
Kalau yang ini lebih berkelas


38

Kosong kosong empat empat
Satu satu enam enam
Tolong geser agak mendekat
Biar tanganmu bisa kugenggam


39

Putih bersih warnanya awan
Di langit malam bulan berpendar
Kalau sedih jangan ditahan
Ada bahuku untuk bersandar



Pantun Gombalan Lucu


40

Kucing belang baru beranak
Ada tujuh satunya mati
Kata orang kau kuntilanak
Bagiku kau tetap bidadari


41

Surat yang sah diberi paraf
Lalu dikirim ke kantor sebelah
Aku yang salah ku minta maaf
Kamu yang salah tak mau kalah


42

Ke mana angin bertiup pergi
Di sana itu mendung menunggu
Biar ku dingin tak menghubungi
Di dalam diam mendoakanmu


43

Membawa cangkul ke padang rumput
Digigit semut gatal rasanya
Janganlah takut dibilang gendut
Biarpun gendut tetap kucinta


44

Ramuan asam untuk diminum
Makannya nasi lauknya bebek
Adik sayang ayo tersenyum
Kalau cemberut jadinya jelek


45

Pergi mendaki membawa arit
Tanah yang dalam dikeruk linggis
Apalah arti warnanya kulit
Biarpun hitam tetaplah manis


46

Pilih kemiri di dalam nyiru
Yang masih baik masuk ke rantang
Sedih sendiri menahan rindu
Abang merantau tak pulang-pulang


47

Pergi ke kali cari mujair
Menunggu lama dapatnya nila
Lama sekali abang tak mampir
Ibu dan bapak bertanya-tanya


48

Beri terasi di sambal kacang
Siapa suka ditambah cabe
Masih baik diberi sayang
Tidak disangka ternyata matre


49

Ada periuk dekat belanga
Dibawa-bawa dengan wajannya
Jangankan mau korban harta
Pas jalan saja ampun pelitnya


Pantun Rayuan Maut


50

Membaca buku di atas gunung
Bersama kopi aroma hutan
Cintaku ini tak tanggung-tanggung
Seisi bumi kupertaruhkan


51

Gerombol semut di tepi telaga
Airnya surut semata kaki
Imut-imut anak balita
Lebih imut anak kita nanti


52

Mengambil kerang dengan spatula
Waktu memakan tak perlu garpu
Hati bimbang memilih siapa
Si baju hijau atau baju biru


53

Maju ke depan bawa senapan
Bawa senapan untuk disimpan
Baru jadian sayang-sayangan
Sudah putusan anjing-anjingan


54

Burung belibis di dalam panci
Kalau gerimis enak dipanggang
Janji manis tinggallah janji
Habis manis mantan dibuang


55

Bungkus rempah di dalam mika
Lalu dihitung jumlah hasilnya
Putus sudah akal sehatnya
Mau digantung sama serigala


56

Untuk apa membeli dupa
Kalau hanya disimpan saja
Untuk apa aku setia
Kalau kamu juga mendua


57

Coklat merah si batu bata
Disusun-susun jadi rumahmu
Jadi inilah kalau masih cinta
Seluruh kota jadi wajahmu


58

Buah sirsak buah kelapa
Buah delima buah durian
Sudah mantap katakan cinta
Ternyata cuma dianggap teman


59

Mainan baru komedi putar
Bayar naiknya sepuluh ribu
Lidah kaku tangan gemetar
Waktu pertama ketemu kamu

Pantun Baper


60

Datang ke kandang melihat sapi
Lalu ke kebun untuk menyadap
Aduh sayang sakit sekali
Sudah berkorban, tidak dianggap


61

Banyak-banyak pohon mengkudu
Di samping rumah berkayu ulin
Gantengnya kanda habis berwudhu
Bikin meleleh seperti lilin


62

Di jalan raya banyak sepeda
Pejalan kaki juga semangat
Si abang kaya bertaqwa pula
Dilihat-lihat ganteng kuadrat


63

Buah cermai makan sendiri
Buah ceri dibagi-bagi
Rasa damai di dalam hati
Punya istri pintar mengaji


64

Hewan lucu di kebun raya
Kalau dipandang senanglah hati
Badan lesu sepulang kerja
Melihat kamu, segar kembali


65

Tabung bulat batangnya bambu
Bangku kayu haruslah datar
Kalau ibu cari menantu
Saya yang maju pertama daftar


66

Lihat laut di selat Sunda
Menghubungkan Jawa Sumatera
Muda, kaya, dan berwibawa
Sayangnya sudah beranak tiga


67

Ada raja dan permaisuri
Banyak hartanya di dalam peti
Saling setia dan memahami
Cinta kita akan abadi


68

Genangan air di daun talas
Kadang tertumpah sampai ke tepi
Kamu malas dan tidak jelas
Lebih baik kita sudahi


69

Pelan-pelan makan rambutan
Makannya enak di bawah tiang
Jalan-jalan gandengan tangan
Bodo amat dilihat orang


Pantun Romantis Untuk anak Remaja


70

Pergi ke Inggris lalu ke Jepang
Tidaklah lupa ke Jamaika
Halo gadis berambut panjang
Kamu idaman di depan mata


71

Banyak sisik kulitnya ikan
Baik digosok dan dihilangkan
Aku cantik kamu tampan
Pasti cocok jadi pasangan


72

Apa artinya makan lalapan
Kalau sambalnya tidak berbumbu
Apa artinya tipe idaman
Kalau dia tak suka kamu


73

Ke Malaysia menonton sulap
Sebelum pergi beli alpukat
Biar mata jarang bertatap
Tapi hati saling mendekat


74

Buah pepaya buah markisa
Buah delima belum dipetik
Duhai manisnya si kembang desa
Pantaslah pria banyak tertarik


75

Teduh-teduh pohon ketapang
Tumbuh di seberang jalan yang buntu
Jangan ragu dan juga bimbang
Aku memang pantas untukmu


76

Ikan tenggiri jadi ditanak
Enak juga untuk dimakan
Baik hati dan pintar masak
Itu dia istri idaman


77

Kalau hinggap burung merpati
Jangan dikurung lepaskan saja
Kalau sudah mantap di hati
Ayo kita langsung ke KUA


78

Ada bekantan menari-nari
Kubangan air diminum sapi
Di luar hujan deras sekali
Tapi yang banjir malah di pipi


79

Induk kelinci naik ke gunung
Ke sana bukan mencari makan
Duduk sendiri termenung-menung
Ini tempatnya banyak kenangan


80

Membuka pintu memakai kunci
Buka jendela menjadi terang
Kalau bertemu tampaknya benci
Sudah berpisah terbayang-bayang


81

Di halaman menanam sawi
Menanam sawi harus dipupuk
Patah tangan bisa diobati
Patah hati awas terpuruk


82

Ikan nila ikan sepat
Ikan cakalang di laut Maluku
Sekali saja kau berkhianat
Seketika hilang cintaku


83

Dari tadi menggali sumur
Dapat air warnanya terang
Biar masih di bawah umur
Cinta itu tiada penghalang


84

Pohon jambu banyak berbuah
Sama seperti si pohon nangka
Temani aku sejak di bawah
Suksesnya nanti untukmu juga


85

Pinang dibelah menjadi kembar
Taruh disamping si batang pisang
Tolong tunggulah dengan bersabar
Aku disini sedang berjuang


86

Ada merica juga kemiri
Irisan bawang di dalam piring
Ayo bersama pantaskan diri
Biar seimbang nanti bersanding


87

Membaca koran di hari hujan
Korannya terbit di hari ini
Biar pun jalan beribu bulan
Apa daya tak direstui


88

Membeli udang di pasar raya
Dimasak semua di pagi hari
Aku memang orang tak punya
Tapi hatiku tulus sejati



89

Janganlah cuma beli kerapu
Kalau terlihat belilah kerang
Janganlah lama meminta waktu
Kalau terlambat diambil orang


Pantun Gombalan Bikin klepek-klepek Pasangan


90

Digoreng tepung si buah sukun
Turut disuguh rebusan labu
Kau boleh senyum pada siapa pun
Asal cintamu tetap untukku



91

Bertemu unta di tengah gurun
Unta berjalan tak kenal lapar
Sudah bersama bertahun-tahun
Cintaku tetap tak pernah pudar


92

Enak-enaknya meminum jamu
Minum sendiri di pinggir aspal
Tak ada guna mengejar kamu
Terlalu gengsi dan jual mahal


93

Ayam suwir di mangkok kaca
Bungkus satu bawa ke ladang
Silakan mampir kemana saja
Tetaplah aku tempatmu pulang


94

Anak raja pergu berburu
Pulang-pulang bawa berita
Memang sengaja bikin cemburu
Karena katanya itu tanda cinta


95

Ikan bawal bersambal mangga
Udang galah sedikit bungkuk
Dari awal aku curiga
Memang kamulah si tulang rusuk


96

Merah muda bunga dahlia
Bunga lily ada yang jingga
Semoga kita slalu bahagia
Diberkahi sampai ke surga


97

Berlari-lari di hari Kamis
Kembali datang hari Selasa
Mencari-cari yang paling manis
Ternyata tetap kamu orangnya


98

Banyak di awan kumpulan camar
Terbangnya tinggi sayap terbuka
Kemesraan jangan diumbar
Ada yang iri bisa celaka

99

Kalau terang mendekat senja
Ada peternak menggiring itik
Kalau sayang sekadar saja
Yang berlebihan itu tak baik


100

Jangankan bunga dan daunannya
Batangnya juga kan dirobohkan
Jangankan cinta dan juga harta
Nyawa pun rela aku korbankan


Baca Juga : 100 Pantun Cinta Romantis Bikin Baper Pasanganmu


Penutup

Nah, itulah kumpulan pantun gombalan yang dapat saya sajikan. Semoga kumpulan pantun ini dapat bermanfaat bagi teman semua. Dan buat kalian yang hobi baca pantun maupun mengoleksi pantun silahkan Anda baca juga kumpulan pantun lainnya dibawah ini. Mungkin hanya ini saja yang dapat saya sajikan, semoga bermanfaat dan sampai jumpa kemblai di uraian pantun yang lainnya.
.....KLIK 1X (CLOSE).....