Pengertian Hikayat dan Unsur - Unsur Hikayat

Mediasiana.com - Pengertian hikayat dan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik hikayat. Pasti dari kalian pernah mendengar maupun membaca sebuah buku cerita dongeng, dan di dalam dongeng yang kalian baca itu mengandung sebuah hikayat ataupun kisah hidup seseorang bahkan kejaian suatu peristiw pada masa lampau dan di dalam cerita yang kalian baca terdapat unsur-unur yang membangun alur jalannya cerita.

Untuk lebih paham lagi, silahkan kalian simak ulasan tentang Pengertian Hikayat dan Unsur - Unsur Hikayat pada artikel ini. Nah, buat kalian yang tidak sabar lagi untuk mengetahui pengertian Hikayat langsung saja baca pembahasannya dibawah ini.!



Pengertian Hikayat dan Unsur - Unsur Hikayat


A. Pengertian Hikayat dan Karakteristik Hikayat


Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa, terutama dalam bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita dan dongeng. Umumnya mengisahkan kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama. Sebuah hikayat dibacakan sebagai hiburan, pelipur lara atau untuk membangkitkan semangat juang.

Ditinjau dari isinya hikayat dikelompokkan menjadi empat, yaitu sebagai berikut :

1. Hikayat yang bersifat didaktis, yaitu hikayat yang bertendensi mendidik dengan memberikan keteladanan yang baik melalui tokoh-tokohnya. Misalnya : Hikayat Bayan Budiman, Hikayat Seribu Satu Malam, Hikayat Bakhtiar.

2. Hikayat yang bersifat sejarah, yaitu hikayat yang menggambarkan  kehidupan tokoh dalam sejarah meski banyak yang bersifat anakronisme (nama tokoh, istilah nama benda, tempat dan waktu tidak sesuai dengan kebenaran sejarah). Misalnya : Hikayat Amir Hamzah, Hiyata Hang Tuah, dan Hikayat iskandar Zulkarnain.

3. Hikayat yang bersifat keagamaan, yaitu hikayat yang diambil dari kisah yang berhubungan dengan agama. Misalnya : Hikayat Nabi Sulaiman, Hikaya Raja Badar, Hikayat Ibrahim bin Aman.

4. Epos, yaitu kepahlawanan yang mengutamakan jiwa patriotisme sang tokoh terhadap negara atau kebenaran. Misalnya : Ramayana dan Mahabarata.

Adapun ciri atau karakteristik dari Hikayat antara lain : (1) bersifat istana sentris, (2) anonim, (3) bersifat pralogis, (4) statis (baik bentuk maupun tema, (5) berbahasa melayu, (6) klise, (7) berkembang secara lisan sehingga memiliki beberapa versi.


B. Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Hikayat



Unsur-unsur Intrinsik Hikayat

Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun sebuah karya sastra dari dalam karya sastra itu sendiri. Seperti halnya karya sastra lain, hikayat juga memiliki unsur-unsur intrinsik sebagai berikut ini :
  1. Tema, yaitu pokok pikiran yang menjadi dasar cerita
  2. Alur/plot, yaitu rangkaian peristiwa yang terjalin menjadi sebuah cerita yang menarik.
  3. Latar/setting, yaitu penggambaran tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa-peristiwa dalam cerita.
  4. Tokoh, pelaku, atau individu rekaan yang ada dalam cerita.
  5. Penokohan, yaitu pelukisan watak para pelaku atau tokoh dalam cerita.
  6. Amanat, yaitu pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
  7. Sudut pandang, yaitu kedudukan pengarang dalam cerita.

Unsur-unsur Ekstrinsik Hikayat

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari luar karya sastra tersebut. Unsur ekstrinsik hikayat antara lain sebagai berikut :
  1. Latar budaya yang tergambar dalam cerita
  2. Latar sosial yang tergambar dalam cerita
  3. Keadaan zaman yang tergambar dalam cerita
  4. Kepercayaan atau keyakinan yang terselip dalam cerita.
Penutup

Nah, itulah penjelasan tentang Hikayat beserta unsur-unsur yang terkandung dalam hikayat. Semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Demikian yang dapat saya sajikan sampai bertemu lagi di pembahasan yang lainnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel